Hama Wereng Mengganas di Palembayan, 65 Hektar Tanaman Padi Gagal Panen

Palembayan,kaba12 — Hama wereng mengganas di wilayah kecamatan Palembayan beberapa waktu belakangan. Tercatat sebanyak 65 hektar tanaman padi warga di Nagari Salareh Aia, Palembayan gagal panen. Berbagai upaya tengah dilakukan jajaran Dinas Pertanian Agam, terutama mengantisipasi kasus serupa terulang dengan mengganti varietas bibit padi yang lebih tahan serangan hama.

Informasi yang diperoleh kaba12 dari Rijal Islami, Walinagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, serangan hama wereng sudah berlangsung cukup lama, tercatat lebih dari 65 hektar tanaman pagi warga diserang dan gagal panen.

Kondisi ini, sudah dilaporkan pihaknya pada Dinas Pertanian Agam, dan beberapa langkah antisipasi sudah dilakukan bersama kelompok tani dan unsur terkait , “ langkahnya mengganti bibit padi dengan vaietas yang lebih kuat terhadap serangan hama wereng, “ sebutnya.

Disebutkan Rijal Islami, Dinas Pertanian Agam sendiri, selain melakukan kajian dan upaya penanganan di lapangan juga menyerahkan bantuan untuk petani terdampak serangan hama wereng tersebut, termasuk upaya antisipasi untuk masa tanam berikutnya.

Hal itu dibenarkan Ir.Arief Restu,MSi, Kadinas Pertanian Agam menjawab kaba12 terkait serangan hama wereng di Salareh Aia, Palembayan tersebut. Distan Agam sudah turun ke lapangan dan melakukan pertemuan dengan kelompok tani untuk memberikan solusi dan bimbingan pengendalian bersama dinas pertanian Sumbar.

Dijelaskan, 65 hektar lahan padi sawah yang terdampak hama wereng di Nagari Salareh Aia, Palembayan berada dalam 7 kelompok masing-masing Keltan Ranah Saiyo seluas 20 hektar, Keltan Paraman Sepakat 10 hektar, Keltan Permata Biru 10 hektar, Keltan Elok Saiyo 5 hektar, Keltan Green Mandiri Serumpun seluas 10 hektar, Keltan Sarasah Saiyo 5 hektar dan Keltan Usaha Bersama 5 hektar.

Terkait upaya penanganan yang dilakukan, pihaknya selain melakukan bimbingan dengan gerakan pengendalian bersama BPTPH Sumbar, kelompok tani yang arealnya terdampak hama wereng itu juga sudah diberikan bantuan aplant 10 kg dan mipcin 10 kg untuk membasmi hama.

Ditegaskan Arief Restu, penanganan hama wereng harus dilakukan secara massif, dimana tim Distan Agam sudah beberapa kali turun ke lapangan untuk membasmi hama wereng dengan pestisida khusus, termasuk upaya bersama pemerintah nagari dalam membantu warga terdampak.

“ Kita juga anjurkan untuk kedepan, petani diharapkan bisa menanam bibir padi yang tahan terhadap hama wereng, yakni varietas Batang Piaman dan IR 46. Varietas ini sudah kita anjurkan pada petani untuk ditanam pada musim tanam selanjutnya, “ sebut Arief Restu lagi.

Ditegaskan, pihaknya secara khusus terus melakukan penanganan terkait dengan dampak serangan hama wereng di Salareh Aia, Palembayan tersebut, termasuk memantau penanganan pasca serangan hama tersebut.

(HARMEN)

0Shares