Jakarta, kaba12 –— Bupati Agam, Dr.H.Andri Warman, MM- minta Hotel Balairung yang menjadi ikon Ranah Minang di DKI Jakarta, bisa dikelola dengan baik dan lebih professional, sehingga semakin mendorong optimalnya pelayanan bagi seluruh pengunjung.
Pasalnya, keberadaan Hotel Bintang III yang berada di jantung ibukota negara di J.Matraman Raya, Jakarta Timur itu, sedang sangat dikenal luas oleh berbagai kalangan, apalagi dengan tampilan khas hotel yang ikonik Minangkabau itu, menjadi salah satu marwah bagi masyarakat Sumatera Barat.

Harapan itu disampaikan Bupati Agam Dr.Andriwarman saat menghadiri rapat umum pemegang saham (RUPS) PT.Balairung Citrajaya Sumbar ( PT.BCS), pengelola Hotel Balairung Jakarta, di Sago Ballroom, Rabu kemarin.
RUPS yang dihadiri jajaran direksi dan komisaris serta para pemegang saham itu, diantaranya Gubernur Sumatera Barat, Bupati Agam, Wali Kota Padang, Bupati Limapuluh Kota, Wakil Wali Kota Pariaman, Wakil Wali Kota Solok, Wakil Bupati Solok Selatan, Wakil Bupati Padang Pariaman, dan para pejabat lainnya.
RUSP yang dimiliki Gubernur Sumbar selalu pemegang saham mayoritas ( 80 persen) memaparkan, PT.BCS merupakan BUMD milik bersama Pemprov.Sumbar dan pemerintah kabupaten-kota di SUmabr yang didirikan tahun 2009.
Dalam laporannya, manajemen PT.BCS menjelaskan , omset perusahaan tahun 2022 Rp15.566.155. 822, naik 20,9% atau sebesar Rp2.690.314.815 dibandingkan 2021, kenaikan pendapatan itu, berasal dari kontribusi kenaikan pendapatan paket rapat.

Ditambahkan, laba operasional sebesar Rp1.070.475.409 diluar beban penyusutan,penyusutan aset tetap dan amortisasi sebesar Rp3.464.652.597, rugi komprehensif sebesar Rp2.398.430.921 atau naik 57% dibandingkan tahun sebelumnya.
Perseroan telah merealisasikan kontribusi PAD sebesar Rp650.000. 000 kepada seluruh pemegang saham sesuai persentasi saham masing-masing berdasarkan keputusan akta RUPS No. 7 tanggal 22 Mei 2022.
Menanggapi laporan manajemen PT.BCS dalam RUPS itu, Bupati Agam, H.Andriwarman berharap PT BCS ini dapat dikelola dengan baik sehingga usaha berjalan dengan lancar, “saya berharap tahun 2023 Balairung tidak lagi mengalami kerugian. Untuk itu saya minta manajemen dapat merumuskan langkah-langkah strategis agar BUMD ini dapat berkontribusi optimal pada PAD Sumbar dan kabupaten-kota di Sumbar,” harapnya.
Disamping itu Andri Warman juga berharap manajemen PT BCS dapat melakukan efisiensi terhadap pengeluaran yang tidak efektif, sekaligus juga meningkatkan pelayanan kepada para tamu sehingga tamu merasa nyaman dan aman untuk menginap di Hotel Balairung.
RUPS ini secara bulat dapat menerima laporan komisaris dan direksi. Juga menyepakati target 2023, memperoleh laba bersih positif dan bisa memberikan dividen. Tingkat okupansi hotel dinaikkan menjadi 80% dan manajemen akan diberikan remunerasi jika target tercapai.
HARMEN
