Lubukbasung, kaba12.com — Hadang dampak ekonomi percepatan penanganan covid-19 di kabupaten Agam, jajaran Dinas Pertanian Agam yakinkan bahwa stok pangan aman dalam masa darurat pandemic covid-19. Saat ini, kalangan petani terus menggeliat untuk menggarap seluruh lahan pertanian dalam upaya memenuhi kebutuhan bahan pokok.
Bahkan, secara khusus Distan Agam sesuai instruksi bupati Agam mengawal khusus kegiatan para petani, tidak hanya mendorong optimalnya kegiatan pertanian secara rutin, tapi juga memacu kegiatan pertanian setelah panen digelar.
“ Saat ini, para petani tidak pernah berhenti menggarap lahan, usai panen, langsung kembali beraktivitas dalam upaya menjamin ketersediaan stok pangan, khususnya beras di kabupaten Agam, “ jelas Arief Restu.
Hal itu disebutkan Arief Restu pada ketua DPRD Agam Novi Irwan bersama jajaran DPRD Agam saat mengikuti panen massal tanaman padi kelompok tani Sawah Baruah, Nagari Salo, kecamatan Baso, Kamis kemarin. Panen raya yang digelar, disebutkan sebagai wujud kesiapan para petani dalam mengamankan program ketahanan pangan yang sejak lama didengungkan di kabupaten Agam, termasuk mempertahankan sebagai daerah surplus beras di Sumatera Barat.
Panen raya pagi bersama masyarakat Salo, Baso, yang digelar puluhan kelompok tani dengan hamparan sawah yang sangat luas itu, ketua DPRD Agam Novi Irwan didampingi Kadinas.Pertanian Agam Arief Restu, ketua kelompok tani Sawah Baruah,Salo dan beberapa anggota DPRD Agam lainnya.
Dalam kegiatan panen raya itu, Kadinas Pertanian Agam Arief Restu menyebutkan, kalangan petani yang tergabung dalam berbagai kelompok tadi di berbagai wilayah di kabupaten Agam, sejak dua bulan terakhir pihaknya mendorong seluruh kelompok tani untuk memaksimalkan kegiatan di areal pertanian dengan terus mengolah areal persawahan untuk ditanami lagi.
Ditambahkan Arief Restu, dorongan agar para petani memaksimalkan kegiatan pertanian itu, untuk memperkuat program ketahanan pangan yang dicanangkan bupati Agam Dr.Indra Catri dalam menghadapi masa darurat pandemic covid-19, karena hasil pertanian, baik padi, sayuran, buah-buahan dan jenis tanaman lain, menjadi kekuatan utama kabupaten Agam dalam menghadapi masa-masa darurat seperti saat ini.
Diyakinkan, stok bahan pangan kabupaten Agam, khususnya beras aman, bahkan diyakinkan surplus sesuai data sampai bulan September mendatang, namun pihaknya secara konsistensi akan terus memantau aktifitas pertanian ke lapangan, untuk memotivasi petani termasuk untuk memastikan ketersediaan pangan di seluruh wilayah kabupaten Agam terjamin dengan factual.
“ Seluruh jajaran Dinas Pertanian Agam, sesuai instruksi pimpinan daerah, akan terus beraktivitas di lapangan, untuk menjamin stok bahan pokok yang akan dikonsumsi masyarakat Agam, dengan harga yang stabil. Kita akan terus pantau, “ tegas Arief Restu.
HARMEN
