Bukittinggi, KABA12.com — Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Bukittinggi sudah memasuki usia 23 tahun. Pada awal tahun 2020 ini, kembali dilaksanakan musda, dimana, secara aklamasi, H. Syamsul Bahri, kembali terpilih sebagai Ketua BKMT Bukittinggi periode 2020- 2024.
Musda dilaksanakan di Aula Kemenag Kota Bukittinggi, Rabu (05/02). Dihadiri Walikota Bukittinggi diwakili Asisten I, Nofrianto. H. Abdul Azis ketua PW BKMT Sumbar, H. Aidil Alfin ketua MUI Bukittinggi, H. Gazali mewakili Kakankemenag Kota Bukittinggi, Ny. Yessi Ramlan Nurmatias ketua TP PKK Kota Bukittinggi, Is Yuen Karnova ketua DWP Kota Bukittinggi, Eryanson Kabag Kesra, Camat dan Lurah serta ketua BKMT Bukittinggi H. Syamsul Bahri beserta undangan lainnya.
Pada Musda tersebut H. Syamsul Bahri menyampaikan Laporan Pertanggung jawaban sebagai ketua dan dapat diterima seluruh peserta musda. Selanjutnya seluruh peserta musda bersepakat kembali memilih Syamsul Bahri sebagai Ketua BKMT Bukittinggi periode 2020-2024 secara aklamasi.
Assisten I Setdako Bukittinggi, Nofrianto CH, berharap BKMT terus mencari inovasi program untuk menyelamatkan generasi muda dari dampak negatif kemajuan teknologi di era digital saat ini. “Masjid dan mushalla harus terus menjadi pusat kegiatan keumatan. Pemko Bukittinggi akan terus mendukung berbagai program keagamaan yang dilaksanakan BKMT sesuai kemampuan anggaran Daerah dan peraturan perundangan yang berlaku,” tuturnya.
Kakan Kemenag Bukittinggi diwakili Kasi Bimas Islam, H. Gazali mengapresiasi BKMT sebagai Ormas yang taat azas. Dalam pantauan Kemenag Kota Bukittinggi masih banyak ormas dan Lembaga Keagamaan yang belum taat azas dalam melakukan regenerasi kepengurusan, tapi BKMT selalu tepat waktu. Kemenag juga selalu membantu BKMT baik moril maupun materil salah satunya menyediakan Kurikulum dan Pedoman BKMT, agar BKMT bisa dikelola secara profesional.
“Berbagai program kegiatan BKMT disinergikan dengan program yang ada di Kemenag. Bahkan hampir tiap tahun BKMT dibantu dengan bantuan Dana Kegiatan dan Hibah. Tahun 2018 dibantu Rp 10 Juta dan Tahun 2019 dibantu Rp 28 juta. Pengurus BKMT telah menunjukkan kinerja yang baik dan patut diapresiasi,” tuturnya.
Pada akhir MUSDA, ketua terpilih H. Syamsul Bahri menegaskan bahwa kesuksesan BKMT adalah buah dari sinergisitas internal dan eksternal. Dukungan semua pengurus dan Jema’ah. Bantuan Pemerintah dan semua pihak terus diharapkan.
“Dengan Bismillah, kami bertekad akan melanjutkan khidmat BKMT lima tahun kedepan. Dengan kurus struktur tapi gemuk kinerja dan program kegiatan. Kami akan berupaya menjadi pemersatu dan penyejuk umat,” harapnya.
(Ophik)
