Gunakan Armada Khusus DLH-Proses Evakuasi Minibus Dramatis

Lubukbasung, kaba12.com — Proses evakuasi material pohon kelapa sawit tumbang yang menimpa 1 unit mobil minibus di Simpang IV Tangah Lubukbasung, usai shalat Jumat,(25/12) berlansung dramatis.

Proses evakuasi yang rencananya dilakukan secara manual oleh tim BPBD Agam bersama warga setempat, ternyata mengalami cukup sulit, sehingga evakuasi menggunakan armada khusus pertamanan DLH Agam.

Proses pembersihan material pohon sawit yang tumbang menimpa mobil milik Novi, ASN Dishub Agam yang tengah shalat Jumat menggunakan armada khusus itu, berlangsung cepat, dan pohon tumbang langsung bisa dipisahkan dari badan kendaraan yang ambruk.

Mobil minibus jenis isuzu panther itu, dampak terjangan angin kencang menyebabkan 1 pohon kelapa sawit yang sudah lapuk di Simpang IV Lubukbasung.

Informasi yang diperoleh kaba12.com, mobil yang sengaja diparkir Novi di tempat jalan karena akan menunaikan ibadah shalat Jumat itu, diduga dihantam pohon sawit yang tumbang diterjang angin saat khatib membacakan khutbahnya, karena saat bersama angin kencang menderu terdengar bunyi hantaman keras.

Kondisi minibus itu sendiri rusak parah di bagian atap, karena diterpa pohon sawit, sehingga posisi atap nyaris menyatu dengan tempat duduk. Tidak ada korban dalam musibah itu.

Dampak angin kencang yang menghantam 1 unit mobil itu dibenarkan Syamsuar dari BPBD Agam yang tengah mengevakuasi kendaraan tersebut dan Walijorong IV Surabayo Rino Syamna Putra di lokasi kejadian.

Selain menyebabkan 1 mobil rusak berat, dampak angin kencang itu juga menyebabkan nyaris putusnya jaringan telepon di jalur tersebut.

” Saat ini proses evakuasi pohon sawit yang tumbang itu sudah selesai dan kendaraan akan diperbaiki pemiliknya ,”sebut Syamsuar.

Sementara dampak musibah angin kencang itu menjadi menjadi tontonan warga setempat yang prihatin dengan musibah yang menimpa minibus tersebut.

HARMEN

0Shares