Lubukbasung, kaba12.com — Sekretaris kabupaten Agam H.Martiaswanto Dt.Maruhun beri apresiasi khusus pada panitia gappis parade seni budaya (GPSB) Agam dan masyarakat yang sukses membangun opini dalam masyarakat tentang semaraknya kegiatan seni-budaya di kabupaten Agam.
Harapan pemerintah, agar di Lubukbasung, sebagai pusat pemerintahan daerah hadir aktivitas rutin yang digelar masyarakat untuk menyuguhkan hiburan dan sajian seni-budaya kreatif sebagai wujud kepedulian pelestarian seni-budaya.
Sekab Agam H.M.Dt.Maruhun, usai penutupan memasuki masa jeda tahap I GPSB Agam 2018 di pasar inpres Padang Baru, Lubukbasung, Rabu malam, mengaku bangga karena peran pemuda Lubukbasung, khususnya yang tergabung dalam GPSB Agam 2018, sudah memperlihatkan bukti eksistensi masyarakat untuk semarak aktivitas di ibukota kabupaten Agam.
Menurutnya, banyak dampak positif yang dinikmati masyarakat, selain dalam upaya meramaikan Lubukbasung dengan kegiatan positif, mendorong pengalihan perhatian warga dari kegiatan hiburan yang selama ini didominasi orgen tunggal dengan sajian seni budaya yang berkualitas.
“Dibuktikan, setiap ada penampilan seni tradisi, minat masyarakat langsung tinggi, apalagi ada tambua, randai, tari piring, suliang, saluang dan lainnya, ini positif untuk semua pihak, GPSB Agam sudah memberi warna lebih, “sebutnya.
Sekab Agam itu mengaku optimis, terobosan yang dilakukan pemuda dalam GPSB Agam 2018, akan menjadi kekuatan tersendiri bagi daerah, untuk terus mendorong partisipasi masyarakat dalam berbagai aspek, tidak hanya dalam bidang seni budaya, tapi juga untuk membangun kekuatan kebersamaan, dalam upaya pelestarian budaya tradisi Minangkabau, “ itu kekuatan kebersamaan, wujud sesungguhnya dari Agam madani, “ tegasnya.
M.Dt.Maruhun juga berharap, panitia lebih memoles tampilan kegiatan, agar warna baru yang sudah dibangun, bisa lebih mendatangkan kekuatan dalam berkreasi, “ Pemkab Agam memberi dukungan ide-ide kreatif yang digagas pemuda, apalagi untuk tujuan positif seperti yang digelar GPSB Agam, “ sebutnya.
Disisi lain, Sekab Agam itu berharap, usai masa jeda usai Ramadhan 1439 hijriah, GPSB Agam bisa segera kembali digelar, untuk menjamu para perantau yang pulang kampung.
(Harmen )
