Gerkatin Sumbar Peringati Bahasa Isyarat Internasional Di Tanahdatar

Tanahdatar, KABA12.com — Gerakan Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) Sumatera Barat, menggelar jalan santai dan sosialisasi Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) di Kota Budaya Batusangkar, Kabupaten Tanahdatar, Minggu (23/09).

Kegiatan yang diikuti 136 orang lebih penderita tuna rungu dari berbagai daerah di Sumatera Barat itu dilepas secara resmi Bupati Tanahdatar, Irdinansyah Tarmizi, diLapangan Cindua Mato, Batusangkar.

Ketua Gerkatin Sumatera Barat, Ferinaldi melalui penerjemahnya mengatakan acara ini serentak diperingati di seluruh dunia yang bertujuan agar tak ada lagi diskriminasi penyandang disabilitas khususnya tuna rungu dimana pun berada.

Dikatkan,  Gerkatin terbuka untuk semua penderita tuna rungu berumur 17 tahun ke atas yang nantinya akan dibina oleh pembimbing yang berkompeten dibidangnya sehingga kedepannya para penyandang tugu rungu menjadi kader bahasa isyarat bagi tuna rungu lainnya.

“Peserta berasal dari Kabupaten/Kota diseluruh Sumatera Barat bahkan ada beberapa yang berasal luar Sumbar seperti Riau. Kegiatan ini untuk mensosialisasikan bahasa isyarat melalui gerakan jalan santai dan sosialiasi Bisindo, semata-mata hanya untuk mencegah diskriminasi terhadap penyandang disabilitas,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi didampingi Ny. Emi Irdinansyah, berharap kegiatan tersebut dapat mengingatkan masyarakat, akan keberadaan penderita tuna rungu yang juga punya hak kesejahteraan yang sama dengan masyarakat lainnya.

“Terimakasih kepada Gerkatin Sumatera Barat telah mengadakan acara di Tanahtatar yang disebut sebagai daerah pertama menjadi tuan rumah di Sumbar dalam perayaannya. Hendaknya ini dapat mewakili keinginan kita semua bahwa penyandang tungu rungu mempunyai hak sama dengan masyarakat pada umumnya,” ujar Bupati.

Irdinansyah pun berpesan agar pada kegiatan selanjutnya Gerkatin dapat melibatkan seluruh komunitas penyandang disabilitas, seperti Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) dan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) yang ada di Kabupaten/Kota Sumatera Barat.

(Jaswit)

0Shares