Lubukbasung, kaba12 — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bekerjasama dengan Pemkab Agam laksanakan sosialisasi gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS), di Gor Rang Agam, Padang Baru, Sabtu, (7/9) yang digelar Ade Rizki Pratama, SE.MM Anggota Komisi IX DPR-RI sebagai penggerak kegiatan sosialisasi tersebut.
Terlihat masyarakat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. Sebelumnya kegiatan ini bertujuan untuk cara hidup sehat di lingkungan dan pola makan yang harus dijaga.

Ade Rizki Pratama hadir bersama pejabat Kemenkes Provinsi Sumbar dan Agam, dan ratusan warga yang datang dari berbagai daerah di Kabupaten Agam.
Ade Rizki menjelaskan, kawin muda salah satu penyebab stunting. Bila terjadi kawin muda, merusak kesehatan, sebab belum sempurnanya kedatangan kesehatan, kata Ade Rezki. Ade Rizki bertanya, “ada yang menikah pada usia 16, 17, 18, 19, 20 tahun”, kata Ade bertanya kepada warga.
Kalau itu sudah terjadi, kedepannya jangan lagi, kalau menikah, paling cepat umum 21 bagi wanita, dan umur 24 bagi pria.

Ditambahkan, begitu juga jumlah anak juga diatur, jarak kelahiran juga diatur, kasihan kepada isteri bila terjadi rapat melahirkan, kesehatannya terganggu.
Bagi generasi muda masa depan, Ade Rizki Pratama menyarankan, jangan menikah pada usia muda, paling cepat usia 21 tahun.
” Mudah- mudahan diakhir tahun ini, ada ribuan masyarakat kabupaten Agam yang belum mendapatkan BPJS bisa didapatkan dengan syarat syarat nya. Tetapi juga harus orang yang dipilih berdasarkan kemampuan ekonominya.
Ia mengajak warga yang hadir, penting untuk melakukan gaya hidup sehat, angan hanya saat sakit untuk diperiksa, “marilah datang ke puskesmas terdekat walaupun kita sehat, tetapi hanya untuk mencegah dan memeriksa tubuh yang mengalami penurunan kesehatan,” sebutnya.

Ditegaskan, hal itu menjadi tugas pemerintah pada saat ini yaitu menjaga kesehatan masyarakat dalam menjaga masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat.
(TAUFIQ)