Galodo Susulan Lebih Besar, Tim Rescue Sulit Evakuasi Warga

Lubukbasung, kaba12.com — Galodo susulan yang melanda wilayah kecamatan Ampek Nagari, khususnya di Nagari Sitalang dan Nagari Batu Kambiang, Kamis,(19/3) sore volumenya disebutkan lebih besar dibanding bencana banjir bandang pertama Kamis,(12/3) pekan lalu.

Bahkan, informasi yang diperoleh kaba12.com di lokasi bencana, kawasan yang dihantam banjir bandang susulan bahkan di areal yang sudah dibersihkan tim gabungan penanggulangan pasca bencana kabupaten Agam, kembali disapu banjir besar.

Hingga Kamis malam, kaba12.com, masih belum mendapatkan detail update data dari lokasi kejadian, khususnya sarana yang terdampak, bentangan hantaman galodo termasuk kemungkinan adanya korban.

Namun, menurut Arfi Yunanda, Kabid.Linjamsos Dinsos Agam yang berada di lokasi kejadian, ada 1 warga yang terkurung di satu pulau yang hingga menjelang Magrib ini masih belum bisa dievakuasi tim rescue, karena debit air di aliran sungai Batang Bawan sangat besar.

Informasi yang diperoleh kaba12.com, kawasan yang terdampak banjir bandang susulan Kamis sore, mayoritas melanda kawasan yang terdampak sebelumnya, terutama merendam rumah-rumah penduduk, areal pertanian dan sarana lainnya, “ kita belum bisa informasikan detailnya, kondisi di lapangan masih sulit, “ sebut Hendra Macan, Kasi.Ops.Damkar Agam yang turun ke lokasi kejadian bersama personilnya.

Sementara menyikapi kejadian banjir bandang susulan yang menghantam dua nagari di kecamatan Ampek Nagari tersebut,Sekab.Agam yang juga kepala BPBD Agam M.Dt.Maruhun, Asisten I Sekab.Agam Rahman, Kadinas Sosial Rahmi Artati, Kadinas.Perkim Rahmat Lesmono, kepala Badan Kesbangpol Agam Yunilson, Nagari Roza Syefridienti sudah berada di lokasi bencana untuk mengkoordinasikan langkah penanganan lebih lanjut.

Hingga Kamis malam, di lokasi kejadian banjir bandang susulan tersebut, curah hujan masih tinggi, yang memicu dampak longsor di beberapa titik, salah satunya longsor di ruas jalan kabupaten di jorong Kamparcan Nagari Batu Kambiang.

HARMEN

0Shares