Canduang,kaba12 — BAZNas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Agam galang dukungan maksimal untuk membantu penanganan dampak bencana banjir bandang lahar dingin yang melanda 3 kecamatan masing-masing Kecamatan Sungaipua, Kecamatan Canduang dan Kecamatan Ampek Angkek, Jumat, (5/4).
BTB Agam yang turun dengan personil khusus sejak Jumat sore, pasca kejadian sengaja membantu posko, yang langsung bergerak membantu menyalurkan bantuan makanan untuk berbuka dan sahur warga terdampak.

Bahkan, tim khusus dibawah Dodi Mulya Putra,Pembina BTB Agam, Widria Noveri, Wakil Ketua BTB Agam, Iman Patra Yani,Koordinator TIM Respon dan Heru Andika Putra, Tim PRB dengan menggunakan armada khusus ikut membantu pendataan dan menyelamatkan para pengungsi.
“ Alhamdulillah, kami bisa bergerak cepat turun ke lokasi kejadian, membantu evakuasi warga termasuk menyalurkan bantuan makan untuk warga, “sebut Dodi Mulya Putra, pembina BTB Agam kepada kaba12.

Bahkan, pihaknya juga melakukan pendataan dampak bencana yang terjadi, dimana hasil pendataan yang dilakukan data sementara sebanyak 256 jiwa dari 78 kepala keluarga yang diungsikan, sementara pengungsi yang berada di posko pengungsian sebanyak 31 jiwa dari 7 kepala keluarga, sisanya mengungsi ke rumah family yang seluruhnya warga Nagari Bukik Batabuah,Kecamatan Canduang.
Dijelaskan Dodi Mulya Putra, tim BTB yang turun ke lokasi meninjau kembali lokasi kejadian juga menyebutkan 3 rumah warga hanyut diterjang banjir bandang dan juga sebanyak 38 tempat usaha mengalami kerusakan, “kita ikut prihatin dengan musibah yang terjadi, dan berupaya maksimal untuk membantu meringankan beban warga, “sebutnya.

Ditambahkan Dodi Mulya Putra, selain dukungan penyelamatan dan penanganan lapangan, BTB Agam juga membantu menyalurkan 150 bungkus nasi untuk berbuka dan makan sahur warga terdampak khususnya di lokasi pengungsian serta para relawan.
“ Kami akan berupaya maksimal memberi dukungan, termasuk menggalang bantuan dari warga lain untuk disalurkan untuk para korban terdampak bencana banjir bandang lahar dingin Gunung Marapi, “ tegas Wakil Ketua BAZNas Agam itu serius.
(HARMEN)
