Kaba Terkini

Festival Silat Tradisi Alang Ponggongan Ditabuh

Bukittinggi, KABA12.com — Dalam rangka ulang tahun ke 37 serta menyambut Hari Jadi Kota Bukittinggi ke 233, Perguruan Silat Alang Ponggongan, mengadakan Festival Silat Tradisi di gedung PGSD Belakang Balok, Minggu (17/12). Kegiatan yang diikuti 129 pasang dari 30 perguruan silat se Bukittinggi dan Agam ini, dilaksanakan selama tiga hari 17 hingga 20 Desember 2017.

Ketua pelaksana, H. Dondi Rinaldi menjelaskan, Perguruan Silat Ponggongan ini lahir sejak 37 tahun lalu dan mempunyai murid 60 orang lebih. Selain menjalin silaturrahmi, festival silat Alang Ponggongan yang memperebutkan piala bergilir Walikota Bukittinggi ini bertujuan untuk melestarikan budaya silat yang ada di Bukittinggi.

“Pada festival ini diadakan dengan 4 ketegori, usia dini, pra remaja, remaja dan dewasa. Festival ini kami adakan supaya lebih menjalin silatuhrahmi antara pesilat dan perguruan Bukittinggi dan Agam,” ujarnya
Kegiatan festival didukung penuh oleh pemerintah kota Bukittinggi, pihak swasta dan orang Rantau Birugo yang ada di Jakarta, Bandung dan Pekanbaru.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mendukung penuh kegiatan yang mengangkat nilai budaya Minangkabau ini. Silat Alang Ponggongan yang berasal dari Birugo bisa jadi percontohan di Bukittinggi. Silat berbeda dengan olahraga lain. Silat menjadi istimewa karena juga mengajarkan sikap, etika, kendali emosi, akhlaq dan juga seni tradisi.

“Silat tidak pernah mencari lawan, selalu arif dan bijaksana. Berupaya bagaimana membela diri dan memiliki sikap mawas diri. Ini harus dilestarikan. Kedepan akan diupayakan mencarikan honor dari pemerintah untuk para guru silat. Karena guru silat sangat berperan melahirkan pesilat yang berkualitas,” ungkapnya.

Pemko akan selalu mengupayakan melestraikan budaya Minangkabau. Walikota meminta, festival Silat harus terus dilaksanakan dan menjadi event tahunan dengan kemasan lebih baik dan dengan skala yang lebih besar.

(Ophik)

To Top