Fauzi Bahar Minta Pemda Agam Jadikan “Silek” Ekstrakurikuler Wajib di SD

Lubukbasung, KABA12.com — Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumatera Barat, Fauzi Bahar meminta Pemerintah Kabupaten Agam membuat kebijakan untuk memasukkan seni bela diri “silek” (silat) menjadi kegiatan ekstrakurikuler wajib bagi Sekolah Dasar (SD) di daerah itu.

Hal itu disampaikannnya lantaran keresahan hatinya melihat jumlah para pesilat di ranah Minangkabau yang semakin berkurang.

“Aliran silek tuo ada di Agam. Kalau kita tidak sampai menyemai atlet, saya takut kemana kita akan mencari gantinya. Oleh sebab itu saya berharap bagaimana silat ini masuk jadi ekstrakurikuler wajib di SD,” ujar Fauzi Bahar usai melantik pengurus DPC Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (ISORI) Kabupaten Agam di Lubukbasung, Rabu (10/04).

Menurutnya, silat merupakan aset Sumatera Barat dan juga merupakan olahraga dunia yang berasal dari ranah Minangkabau.

“Silat sangat berbeda dari olahraga lainnya. Di dalam silat seperti ada hirarkinya, ibarat tentara yang selalu hormat pada senior atau tetuanya, termasuk pada tetua di perguruan silat lain juga tetap mereka saling menghormati,” katanya.

Tidak hanya itu, beladiri silat juga dapat dijadikan sebagai tameng bagi anak-anak generasi penerus dari pengaruh kegiatan-kegiatan yang negatif seperti narkoba, LGBT dan semacammnya.

“Silek dapat dijadikan tameng bagi anak-anak kita agar tidak diterkam oleh narkoba, LGBT dan perilaku negatif lainnya,” ingat mantan Walikota Padang itu.

(Jaswit)

0Shares