Maninjau, kaba12 — Proses pencarian terhadap Edi Kamardi, (42) warga Jorong Kubu, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, yang tenggelam di danau Maninjau Selasa, (10/12) lalu di kawasan Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Mutiara, Senin, (16/12) secara resmi dihentikan oleh tim gabungan.
Penghentian pencarian secara resmi oleh tim SAR Gabungan itu sesuai mekanisme yang ada, bahkan sudah melalui kesepakatan bersama seluruh unsur, baik di kalangan pemerintahan nagari, kecamatan dan unsur gabungan bersama keluarga survivor.

Hingga hari terakhir masa pencarian, survivor Edi Kamardi, masih belum berhasil dilakukan, walau tim gabungan sudah melakukan penyisiran di berbagai kawasan di danau Maninjau, bahkan setelah mendapat dukungan dari berbagai unsur termasuk dari berbagai elemen masyarakat, namun belum membuahkan hasil.
Dihentikannya proses pencarian secara resmi oleh tim SAR Gabungan itu dibenarkan Ichwan Pratama Danda, Kabid.KL BPBD Agam yang menyebutkan, upaya maksimal yang dilakukan tim SAR Gabungan untuk mencari keberadaan survivor yang diduga tenggelam di danau Maninjau, pasca angin badai yang menerjang wilayah tersebut Selasa, (10/12) lalu.

Ditegaskan Icwah Pratama Danda, walau proses pencarian secara resmi dihentikan, namun pihaknya bersama elemen yang tergabung dalam penanganan dan pencarian, akan siap terjun ke lapangan, jika ada laporan terkait keberadaan survivor atau informasi lainnya.
“ Pencarian resmi memang sudah dihentikan, namun kami siap terjun ke lapangan jika ada laporan dari masyarakat terkait keberadaan survivor, “tegas Kabid.KL BPBD Agam itu lagi.

Seperti diberitakan kaba12 sebelumnya, Edi Kamardi, nelayan asal Jorong Kubu, Nagari Sungai Batang itu dilaporkan hilang oleh warga dan keluarganya saat mencari ikan menggunakan sampan di danau Maninjau di kawasan Gasang, Maninjau.
Keterangan ayah survivor Sofyan St.Sari Alam, korban berangkat dari rumah sekitar pukul 07.30 WIB untuk menjaring ikan dengan menggunakan boat. Sekitar jam 08.30 WIB di seputaran wilayah Danau Maninjau cuaca angin badai.

Menurut saksi Zona dan Nofendra melihat sebuah boat terapung, kemudian saksi mengecek boat tersebut dan ternyata boat dalam keadaan kosong. Diduga survivor terbalik dan jatuh ke dalam danau Maninjau saat badai menerjang perahu dan terbalik. Hingga kini, Edi Kamardi masih belum ditemukan.
(HARMEN)
