Duka Mendera Pasaman – Terlibat Tabrakan, Sekretaris BPBD Pasaman, Istri dan Anaknya Meninggal

Pariaman, kaba12 — Kabar duka menyentak masyarakat Sumatera Barat menyusul musibah kecelakan yang dialami keluarga Bujang, sekretaris BPBD Pasaman di Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu, (15/4).

Informasi awal yang diperoleh kaba12, tabrakan maut yang dialami kendaraan dinas sekretaris BPBD Pasaman itu, terjadi sangat cepat, dimana minibus toyota rush warna silver dengan nomor polisi BA 1508 D yang bertabrakan dengan truk warna kuning yang belum diperoleh nomor polisinya.

Akibat kecelakaan tersebut, 3 penumpang minibus kendaraan dinas sekretaris BPBD itu dinyatakan meninggal masing-masing Bujang, sekretaris BPBD Pasaman, Rahmi, istri Bujang dan Bayu anaknya. Sementara 1 anak Bujang lainnya menderita patah tulang kaki dan kini dirawat di RSUD Pariaman.

Musibah kecelakaan maut yang menyebabkan 3 warga Pasaman termasuk sekretaris BPBD Agam itu dibenarkan Teddy Martha, Asisten I Sekab. Pasaman dan Budi Hermawan, Kadis Kominfo Pasaman secara terpisah.

Dua pejabat Pemkab. Pasaman itu belum bisa menjelaskan detail informasi terkait musibah tersebut, namun dibenarkan akibat kecelakaan tersebut, 3 penumpang minibus kendaraan dinas sekretaris BPBD Pasaman itu meninggal dunia.

Dijelaskan Teddy Martha, saat ini 3 jenazah dan 1 anak Bujang, yang menderita patah tulang kaki itu masih berada di RSUD Pariaman, dimana para pejabat Pemkab. Pasaman sudah berada di Pariaman untuk proses penanganan lebih lanjut termasuk pemberangkatan menuju Pasaman.

” Kami sangat berduka akan musibah yang terjadi. Kabar duka yang diperoleh, membuat kami semua di kabupaten Pasaman tersentak panik, kami sangat kehilangan, ” ungkap Teddy Martha, Asisten I Sekab. Pasaman yang terlihat luruh mendapat kabar duka itu.

Sementara menurut Budi Hermawan, pihaknya masih menunggu informasi detail dan resmi terkait kronologis kejadian dan detail data terkait dengan musibah kecelakaan tersebut.

Dijadualkan, ketiga jenazah akan diberangkatkan malam ini ke Pasaman, sementara 1 korban luka lainnya masih dalam proses penanganan tim medis RSUD Pariaman.

HARMEN

0Shares