Drainase Belum Memadai, Huntara Kayu Pasak Kebanjiran

Lubukbasung,kaba12 — Diduga dampak memburu penyiapan hunian sementara (huntara) yang harus segera diresmikan dan ditempati warga terdampak bencana, kajian lapangan dan antisipasi dampak untuk para penghuni sedikit terlupakan.

Kondisi itu, terlihat akibat tidak adanya saluran drainase yang memadai di sekeliling kompleks Huntara di lapangan sepakbola SDN 05 Kayu Pasak, Palembayan yang dihuni 117 kepala keluarga,justru memicu persoalan baru bagi para penyintas banjir bandang tersebut.

Pasalnya, akibat hujan lebat yang mendera wilayah Kecamatan Palemayan, Sabtu, (31/1/2026) kemarin, memicu banjir di kompleks Huntara tersebut. Para penghuni hunian sementara yang berasal dari wilayah Nagari Salareh Aia, Palembayan tersebut,justru dihantui ketakutan, akibat trauma pasca bencana banjir bandang yang dialami.

Informasi yang diperoleh kaba12, termasuk di berbagai media sosial yang viral saat ini, dampak hujan lebat memicu banjir di kompleks huntara yang memenuhi mayoritas hunian, bahkan sampai masuk ke dalam bilik para penghuni.

Untuk mengantisipasi luapan banjir, para penghuni ditengah hujan lebat langsung bergerak,membuat aliran air agar tidak masuk ke bilik mereka, bahkan Minggu, (1/2/2026),para penghuni kembali merapikan aliran air, agar banjir tidak meluap sampai ke dalam hunian sementara yang mereka tempati.
Kondisi itu dibenarkan Kalaksa BPBD Agam Rahmad Lasmono, waktu dikonfirmasi kaba12, terkait dengan kejadian banjir yang memenuhi kompleks huntara di Kayu Pasak , Palembayan tersebut.

Dijelaskan, sebelumnya petugas gabungan sudah membuat saluran air untuk drainase untuk mengantisipasi potensi banjir di kompleks tersebut, namun akibat curah hujan yang tinggi dan luapan air cukup besar, membuat kompleks huntara itu terendam banjir.

Disebutkan, diduga saluran drainase yang dibangun sebelumnya belum memadai dan tidak cukup besar, sehingga air dengan mudah meluap, “ Minggu, (1/2/2026), petugas bersama warga kembali bergoro, menambah volume saluran drainase. Saat ini, sudah jauh lebih besar. Mudah-mudahan, tidak kebanjiran lagi, “sebut Rahmad Lasmono.

(HARMEN)

0Shares