DPRD Agam Dukung Pemerintah Siapkan Lokasi Isolasi Baru Kasus Covid-19

Lubukbasung, kaba12.com — Kalangan DPRD Agam minta pemerintah untuk melakukan langkah-langkah taktis dan strategis menyikapi perkembangan kasus positif covid-19 yang semakin tinggi beberapa waktu belakangan.

Bahkan, dampak lonjakan kasus positif covid-19 yang terjadi di Sumbar akhir-akhir ini menyebabkan berbagai rumah sakit rujukan covid-19 mulai kewalahan dalam menampung pasien dari seluruh daerah, sehingga diperlukan langkah strategis untuk menyikapi hal itu.

Secara khusus, ketua DPRD Agam Novi Irwan menegaskan, Pemkab.Agam melalui tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 (GTP2 Covid-19) Agam, diharapkan segera mencari lokasi tempat isolasi baru, untuk memanpung jumlah warga kabupaten Agam yang harus diisolasi, karena saat ini kondisi kompleks isolasi RSUD Lubukbasung sudah mulai penuh dan tidak bisa menampung tambahan warga yang terpapar positif covid-19.

Ketua DPRD Agam yang didampingi Hasneril, Kasubag.Humas-Protokol Sekretariat DPRD Agam itu berharap, pemerintah segera mencarikan lokasi alternative untuk lokasi isolasi yang memadai, karena sesuai potensi dan prediksi banyak kalangan, paparan virus corona akan semakin mengganas menyusul semakin abainya masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Novi Irwan menyebut beberapa lokasi alternative yang dicadangkan untuk tempat isolasi, salah satunya kompleks BLK Sungai Jariang, Rununawa dan beberapa alternative lokasi lain yang diharapkan, bisa segera ditindaklanjuti pemerintah, mengingat daya tampung kompleks isolasi RSUD Lubukbasung sudah semakin menipis.“ Hal itu mesti menjadi prioritas, karena potensi papara virus corona sudah semakin menguatirkan, kami akan terus pantau langkah penanganan yang dilakukan pemerintah, “ tegas Ketua DPRD Agam Agam itu.

HARMEN

0Shares