DPRD Agam

DPRD Agam Desak Pemprov Sumbar Segera Perbaiki Jalan Rusak

Lubukbasung, kaba12.com — DPRD Agam mendesak Pemprov Sumbar untuk segera melakukan perbaikan pada ruas jalan Manggopoh – Padang Lua yang mengalami rusak dan berlubang.

Anggota DPRD Agam, Alhamdi Arif menyebut, ruas jalan Simpang Manggopoh hingga Padang Lua merupakan jalan provinsi sehingga kewenangannya ada di tangan Pemprov. Sumbar. . Oleh karena itu, pihaknya bersama komisi III DPRD Agam meminta Dinas BMCKTR Sumbar untuk segera memperbaiki ruas jalan yang rusak.

“Kami meminta agar ruas jalan Manggopoh – Padang Lua menjadi prioritas bagi dinas terkait untuk melakukan perbaikan jalan. Karena kondisinya sekarang sudah mengkhawatirkan dan sangat mengancam keselamatan pengendara,” ujarnya kepada KABA12.com, Sabtu (26/11).

Selain persoalan jalan rusak, ia juga meminta pemerintah provinsi untuk melakukan perbaikan jembatan yang rusak di ruas jalan Lubukbasung – Padang Lua tepatnya di Kurambik, Nagari Koto Gadang VI Koto, Kecamatan Tanjung Raya. Jembatan darurat itu kondisinya sangat membahayakan pengendara dan sudah banyak menimbulkan kecelakaan lalu lintas di lokasi.

“Sudah hampir satu tahun kondisi jembatan darurat di Koto Gadang VI Koto itu belum ada penanganan lanjutan dari dinas terkait. Padahal seharusnya ini juga harus jadi prioritas pemerintah provinsi untuk memperbaiki jembatan itu,” katanya.

Menurutnya, pemerintah provinsi sudah semestinya memprioritaskan perbaikan jalan dan jembatan rusak di sepanjang ruas jalan penghubung Manggopoh – Padang Lua itu. Hal ini dilakukan karena tingkat kepadatan lalu lintas cukup tinggi sehingga perlu diperhatikan khusus.

“Tentunya kita berharap jalan dan jembatan yang rusak bisa segera diperbaiki demi kenyamanan dan keselamatan pengendara. Termasuk untuk kelancaran akses perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Disamping mendesak pemerintah untuk melakukan perbaikan jalan, politisi Partai Gerindra itu juga berharap agar ruas jalan utama tersebut bisa segera dialih statuskan dari jalan provinsi menjadi jalan nasional, sehingga kewenangan pemeliharaannya nanti berada di bawah Kementerian PUPR.

“Pemkab Agam juga sudah lama mengajukan permohonan kepada Pemprov Sumbar untuk menyegerakan perubahan status jalan menjadi jalan nasional. Namun hingga kini progresnya belum ada kabar terkait perubahan status jalan ini, karena wewenangnya adalah pemerintah provinsi,” jelasnya.

Diketahui, ruas jalan raya Manggopoh – Padang Lua saat ini kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Pasalnya, banyak lubang-lubang yang menganga di badan jalan dengan ukuran dan kedalaman bervariasi.

Sejumlah ruas jalan yang dipenuhi lubang berada di beberapa wilayah seperti Lubukbasung, Tanjung Raya, jalur Kelok 44, Matur, Ampek Koto, dan Banuhampu.

Kondisi itu sudah sangat mengganggu kenyamanan, dan membahayakan keselamatan pengendara, sehingga dapat beresiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

(Bryan)

To Top