Tanjung Raya, KABA12.com — Kepala Dinas Lingkungan Hidup Agam, Jetson dukung program pembersihan danau yang dilakukan Kelompok Ta Melayu dan pemerintah akan membantu peralatan yang dibutuhkan.
Namun sebelum bantuan diberikan, kelompok harus menunjukkan aksi sesuai kemampuan dan potensi yang dimiliki kelompok itu.
“Pemerintah siap membantu peralatan dalam membersihkan danau dari pencemaran,” katanya.
Kelompok Tani Melayu Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam, membersihkan limbah sisa pakan ikan dan rumah tangga yang mengendap di dasar Danau Maninjau secara manual.
Ketua Kelompok Tani Melayu sekaligus Wali Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjungraya, Naziruddin, Selasa (14/7), berharap aksi pembersihan yang dilakukan ini dicontoh oleh masyarakat di sekitar Danau Maninjau, sehingga danau akan bersih.
“Sebelumnya ada salah seorang warga atas nama Syamsir (70) melakukan pembersihan limbah pakan ikan menggunakan dauh semenjak 2014 hingga 2018,” ujarnya.
Dikatakan aksi membersih Danau Maninjau itu dilakukan mengingat bahwa air danau tersebut sudah tercemar berat dari limbah rumah tangga dan sisa pakan ikan.
Dengan kondisi itu, pemerintah bakal menganggarkan dana untuk pembersihan limbah tersebut.
Namun dengan dana yang dibutuhkan cukup besar, maka pembersihan limbah tidak terelokasi, sehingga pihaknya membuat kelompok untuk melakukan pembersihan danau itu secara manual.
(Virgo/*)
