Kaba Terkini

Diterjang Derasnya Arus Laut, Mayat Rio Kembali Hilang

Tiku, kaba12.com — Setelah sempat ditemukan sekitar 30 mil laut dari lepas pantai Tiku, jenazah Rio,(38) dilaporkan kembali hilang diterjang arus kuat permukaan lain sehingga posisi mayat tergeser.

Upaya pencarian Rio, terpaksa kembali dihentikan karena hari sudah mulai gelap, dan akan dilanjutkan Minggu,(2/8) besok di sekitar lokasi penemuan Sabtu sore tadi.

Informasi yang diperoleh kaba12.com dari Weri Ikhwan, Kasi.PEM Tanjung Mutiara, Basri, personil TNI yang terlibat dalam proses pencarian dan camat Tanjung Mutiara Hidayatul Taufik secara terpisah.

Penemuan mayat Rio yang terapung sekitar 30 mil laut lepas pantai Tiku itu dijelaskan Weri Ikhwan, pertama kali ditemukan oleh para nelayan tim HNSI Agam yang terlibat dalam proses pencarian.

Kapal yang digunakan para nelayan untuk membantu pencarian Rio itu, merupakan kapal pribadi, karena sebelumnya, upaya meminjam speedboad khusus BPBD Agam tidak berhasil-saat menemukan mayat Rio di permukaan laut, para nelayan itu langsung melaporkan pada tim SAR Gabungan, dimana posisi kapal nelayan itu terpaksa bergerak mencari sinyal selular.

Dijelaskan Weri Ikhwan, sesuai tradisi, kapal nelayan, dilarang membawa dan mengevakuasi mayat, sehingga posisi penemuan mayat hanya bisa ditandai, karena sulitnya sinyal.

Setelah mendapatkan sinyal, dan armada kapal Basarnas bergerak ke titik penemuan mayat, justru posisi mayat yang sebelumnya terapung- apung itu sudah bergerak, dan hilang dari pantauan,” karena hari sudah gelap dan malam, proses pencarian terpaksa dihentikan dan akan dilanjutkan besok,” sebut Weri Ikhwan.

Kondisi itu dibenarkan camat Tanjung Mutiara Hidayatul Taufik yang menyebut, pihaknya sudah siaga di tepi pantai menunggu jenazah Rio, namun perkembangan informasi, jenazah Rio justru kembali hilang dibawa arus kuat permukaan laut.

Hidayatul Taufik menyebut, pihaknya akan menjelaskan pada pihak keluarga terkait dengan perkembangan terkait tersebut.

Sementara Kalak BPBD Agam M.Lutfie waktu dikonfirmasi soal ditolaknya permintaan kalangan nelayan yang berniat meminjam speedboad untuk melakukan pencarian, termasuk saat tim BPBD Agam menolak saat diajak nelayan untuk mencari korban ke tengah laut, membantah hal itu.

” Kita akan crosscek anggota di lapangan, saya tengah bergerak menuju lokasi, nanti akan kita klarifikasi hal itu,” sebut M.Lutfi, saat dikonfirmasi kaba12.com via ponselnya Sabtu,(1/8) malam.

Khusus pencarian Rio, tim gabungan akan melanjutkan proses pencarian Minggu besok,” mudah-mudahan beliau segera ditemukan,” ulas Basri, personil TNI di lokasi kejadian.

HARMEN

0Shares
To Top