Padanglua, kaba12.com — Dinas Perhubungan Agam dijadualkan akan memasang traffic light untuk mengatasi kemacetan serius yang setiap hari terjadi di kawasan Simpang Padang Lua sampai ke batas daerah Agam-Bukittinggi.
Pemasangan lampu pengatur lalulintas itu, diproyeksikan bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah kemacetan, menyusul semakin padatnya aktivitas lalulintas, tidak hanya dalam hari-hari sibuk, tapi juga saat weekend, karena tingginya tingkat kunjungan warga menuju kota Bukittinggi Agam, Padang Panjang dan menuju Padang dari berbagai daerah.
Selain pemasangan traffic light di Simpang Padanglua itu, pengaturan dan penataan parkir menjadi salah satu solusi penting yang saat ini tengah dibahas bersama PT.KAI dengan Pemkab.Agam dan jajaran pemerintah nagari dan pengurus Pasar Padang Lua, sehingga upaya mengatasi kemacetan yang menjadi trend rutin selama ini betul-betul bisa diatasi dengan konkrit.
Hal tu disebutkan Handria Asmi, Kadishub.Agam didampingi Kabid.Sapras Dishub Agam Armen, A menjawab kaba12.com secara terpisah di Lubukbasung, pasca diskusi khusus Bupati Agam Dr. Andri Warman dengan PT.KAI, pemerintah nagari, kecamatan dan pengurus Pasar Padanglua, dalam upaya mengatasi kemacetan serius di kawasan itu.

Dijelaskan Handria Asmi, untuk menjawab hal itu, Dishub Agam sudah mengalokasikan anggaran dalam APBD-Perubahan 2022 ini, untuk pemasangan traffic light di Simpang Padanglua dan hal itu sudah mendapat izin dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah III Sumbar.
Diyakinkan, pemasangan kembali traffic light di Simpang Padanglua, akan menjadi salah satu solusi penting dalam upaya menekan kemacetan di ruas jalan propinsi jalur Panjang Panjang-Agam-Bukittinggi tersebut, selain penataan parkir kendaraan dengan lokasi yang memadai, “ solusi ini, sesuai hasil kesepakatan bersama yang dirumuskan Selasa lalu, dan diharapkan bisa terlaksana dalam waktu dekat, “ tegas Kadishub.Agam itu lagi.
Masalah kemacetan di ruas jalan Padanglua, kecamatan Banuhampu, kabupaten Agam itu menjadi salah satu persoalan rumit yang beberapa waktu belakangan secara intens dicarikan solusinya oleh unsur terkait di Pemkab.Agam, tidak hanya dengan kalangan pengurus Pasar Padanglua, pemerintah nagari tapi juga melibatkan PT.KAI, BUMN yang memiliki asset di mayoritas areal pasar tersebut.
HARMEN
