Muko-Muko, KABA12.com — Dinas Pariwisata provinsi Sumatera Barat targetkan Sumbar menjadi surga bersepada.
Hal itu dikatakan Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Sumbar Didit P Santoso setelah sukses menggelar Festival Lima Danau sejak 11 hingga 13 November 2017.
“Target kita menjadikan Sumbar surga bersepeda, jadi selain melihat keindahan objek wisata menjual melalui komunitas atau club sepeda yang jadi peserta,” ujar Didit P Santoso.
Event bersepeda tersebut dimulai dari stage 1 menjelajahi tiga danau di kabupaten Solok, danau Diateh, Dibawah dan danau Talang Sabtu (11/11).
Stage 2 mengexplore Aua Sarumpun nagari III Koto kecamatan Rambatan di tepi danau Singkarak Minggu (12/11). Kemudian stage 3 mereview danau Maninjau kabupaten Agam yang start dari Ambun Pagi, Matur, turun melewati Kelok 44 dan finish di kawasan objek wisata Muko-muko danau Maninjau, Senin (12/11).
“Festival Lima Danau perdana digelar tahun ini oleh Dinas Pariwisata Sumatera Barat berkolaborasi dengan lima daerah yang memiliki destinasi objek wisata danau. Objek wisata kita di Sumbar bisa dimanfaatkan untuk adventure dan event seperti ini tidak harus memanfaatkan fasilitas mewah dan dapat kita lihat hasilnya kegiatan selesai digelar dengan hasil yang memuaskan,” sebutnya.
Festival Lima Danau yang diikuti 63 pebalap sepeda itu mendapat sambutan positif dari Pemkab. Agam.
Wakil Bupati Trinda Farhan Satria menyebut kegiatan balap sepeda gunung ini harus menjadi kegiatan rutin sehingga dapat mengekspos keindahan alam yang beragam.
“Kita ikut mensuport kegiatan ini, karena melalui Festival Lima Danau kawasan di sekitar objek wisata danau dapat terekspos,” sebut Wabup Agam.
Dari ketiga stage itu juara umum untuk class open dimenangkan Romi Saputra dari club Sobex Solok dengan perolehan 60 poin, juara umum class Master A dimenangkan Akhsan Zainal dari club CTS Padang dengan skor 75 pin dan juara umum class Master B dimenangkan Lifiarsyah dari Resta Solok dengan skor 50 poin.
(Jaswit)
