Lubuk Basung, Kaba12.com — Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Agam menggelar sosialisasi kliping elektronik pemberitaan (E-Kliping) dengan para awak media massa, Rabu (1/2).
Kegiatan yang digelar di aula Dinkes Agam itu dihadiri Kepala Dinas Kominfo Agam Rahmad Lasmono, Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Antono, pemimpin redaksi media, dan puluhan wartawan yang bertugas di Kabupaten Agam.
Kepala Dinas Kominfo Agam, Rahmad Lasmono menjelaskan, program E-Kliping merupakan inovasi baru yang diluncurkan Kominfo Agam untuk memudahkan media massa yang melakukan kontrak kerjasama dengan pemerintah daerah dalam hal pemberitaan selama tahun 2023.
Ia menyebut, berita yang sudah dipublikasi di masing-masing media bisa menginput berita tersebut dengan mencantumkan link dan file PDF ke dalam aplikasi E-Kliping yang sebelumnya sudah memiliki akun.
“E-Kliping diharapkan dapat memberi kemudahan bagi wartawan yang melakukan kontrak kerjasama dengan pemerintah daerah dalam hal pemberitaan. Selain itu inovasi ini diluncurkan sekaligus sebagai upaya pemerintah dalam menghemat pengeluaran biaya dari perusahaan media yang menggunakan kertas sebagai bahan kliping berita,” katanya.

Ia menambahkan, setiap berita yang diinput oleh wartawan dalam aplikasi tersebut nantinya akan diverifikasi oleh admin untuk memilah berita yang layak dimasukkan pada kliping kontrak kerjasama.
“Jika suatu berita yang tidak lulus verifikasi, maka admin akan meminta pemilik akun E-Kliping untuk melakukan perbaikan kembali berita yang dibuat. Karena berita yang diinput dalam aplikasi tersebut adalah yang bersifat membangun dan mendukung program Pemkab Agam,” ujarnya.
Sementara itu, pada tahun 2023 ini Pemkab Agam berkerjasama dengan 33 media massa dengan rincian 26 media online, dan 7 media cetak. Setiap media massa rata-rata ditargetkan mempublikasikan berita sebanyak 30 berita per bulan.
“Khusus untuk bulan Februari hanya 28 berita, dan bulan Desember 25 berita. Sisanya minimal 30 berita per bulan,” kata Rahmad Lasmono.
Menurutnya, kesepakatan kerjasama ini merupakan upaya kerjasama pemberitaan dan publikasi Pemerintah Kabupaten Agam dalam membangun citra positif, dan mendukung program pemerintah daerah.
”Diharapkan kerjasama pihak media untuk mempublikasikan kinerja Pemkab Agam. Namun demikian kritik terhadap terhadap pembangunan tetap perlu dilakukan, tentunya melalui pemberitaan yang berimbang,” jelasnya.
(Bryan)
