Lubukbasung,kaba12.com.— Diduga pusing saat akan mengambil wudhu di sungai Batang Antokan, Rabu,(26/12) subuh, A.Dt.Sindo (80), warga jorong Kampuang Caniago, jorong III Garagahan, kecamatan Lubukbasung, ditemukan meninggal setelah dihanyutkan arus sungai tersebut.
Korban ditemukan sudah tidak bernyawa sekitar 1 km dari kediaman korban, sekitar pukul 09.30 WIB. Korban diduga dihanyutkan arus sungai Batang Antokan, dan ditemukan warga tersangkut di hilir sungai.
Meninggalnya A.Dt.Sindo itu, dibenarkan pj.walinagari Gagaragahan Marlius St.Rajo Parmato dan kepala BPBD Agam M.Lutfie melalui Lukman Syahputra, staf Pusdal Ops.BPBD Agam, Rabu pagi.
Disebutkan,sesuai informasi yang dihimpun di lokasi penemuan mayat, seperti dilansir Lukman Syahputra, staf Pusdal Ops BPBD Agam, bahwa korban A.Dt.Sindo, Rabu subuh, sekitar pukul 05.20 WIB, seperti kebiasaannya pergi ke sungai tak jauh dari kediamana korban untuk mandi dan mengambil wudhu untu shalat Subuh.
Diduga, saat akan mengambil wudhu, korban mengalami pusing dan diduga terjatuh ke dalam sungai, yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Korban ditemukan warga Kampung Tanjuang, jorong II Garagahan, nagari Garagahan sekitar 1 km dari kediaman korban dengan kondisi yang sudah sudah tidak bernyawa.
Dijelaskan, korban langsung dibawa masyarakat dipimpin pj.wali nagari Garagahan M.St.Rajo Parmatoke rumah duka di Kampuang Caniago untuk disemanyamkan di rumah duka, “ tidak ada tanda-tanda kekerasan, dan keluarga korban sudah ikhlas dengan kepergian beliau, “ sebut pj.Walinagari Garagahan tersebut.
Sementara tim BPBD Agam yang datang ke lokasi kejadian, sudah berkoordinasi dengan jajaran pemerintah nagari, untuk pendataan dan penanganan lebih lanjut. Dijadualkan, jenazah almarhum akan dikebumikan Rabu siang ini di pandam pakuburan keluarga .
(ARDI)
