Dampak Pandemi Covid-19 di Agam, Beberapa Proyek Mercusuar Tertunda

Lubukbasung, kaba12.com — Dampak pandemic covid-19 yang melanda wilayah kabupaten Agam sejak Maret 2020 lalu, membuat beberapa rencana akbar Pemkab.Agam jadi buyar.

Bahkan beberapa proyek mercuar yang diyakini menjadi kebangaan masyarakat kabupaten Agam terpaksa dibatalkan dan dialihkan untuk penanganan dampak pandemic itu.

Beberapa proyek mercuar yang akan menjadi kebanggaan masyarakat kabupaten Agam terutama rencana renovasi akbar pasar serikat B Lubukbasung, pembangunan kompleks perumahan pejabat (blok sekda), pembangunan pustaka megah, pembangunan ruas jalan propinsi ruas Lubukbasung-Siguhung, lanjutan proyek irigasi normalisasi Batang Antokan, pembangunan jalur jalan Panta-Batas Kota, pembangunan beberapa puskesmas, kantor walinagari dan kantor camat serta beberapa proyek mercuar lainnya yang diyakini sebagai pamungkas komitmen bupati Agam Indra Catri dalam membangun kabupaten Agam selama dua periode menjabat.

Namun, dampak pandemic covid-19 di kabupaten Agam, membuat beberapa rencana besar itu jadi buyar, karena anggaran yang sudah dialokasikan sebelumnya, terpaksa dialihkan untuk penanganan dampak pandemic itu terhadap masyarakat.

Kondisi itu diamini Sekab.Agam M.Dt.Maruhun, yang menyebutkan, anggaran yang sudah dialokasikan untuk berbagai kegiatan besar itu terpaksa dialihkan untuk penanganan dampak pandemic covid-19, terutama dalam upaya mempertahankan kondisi perekonomian masyarakat dan membantu kondisi warga yang terdampak.

Disisi lain, penanganan  pandemic covid-19, secara medis membutuhkan anggaran yang sangat besar, sehingga berbagai kegiatan yang sudah terencana sebelumnya terpaksa dialihkan, “mudah-mudahan pandemic ini segera berlaku, sehingga impian masyarakat akan ketersediaan sarana pelayanan yang memadai bisa terpenuhi, “sebutnya.

Ditambahkan, tidak ada kegiatan pembangunan pisik, banyak kegiatan non pisik dan peningkatan SDM yang terpaksa tertunda, termasuk program mendorong kegiatan ekonomi dan pariwisata, yang sepenuhnya sudah mendapat persetujuan dari DPRD Agam.

HARMEN

0Shares