Dampak Hujan Lebat-Angin Kencang, Dalam Sehari Agam Didera 6 Kejadian

Lubukbasung, kaba12 — Dampak curah hujan tinggi disertai angin kencang yang mendera wilayah kabupaten Agam sepanjang Selasa, (28/3), memicu masalah kebencanaan di 6 wilayah. Hingga malam ini, upaya penanganan di beberapa lokasi terdampak masih terus dilakukan para personil BPBD Agam dibantu jajaran Damkar Agam bersama warga.

Data yang dihimpun kaba12 dari Pusdal.Ops.BPBD Agam, sepanjang Selasa ini, tercatat 6 kejadian kebencanaan masing-masing pohon tumbang di Jorong Cacang Randah Nagari Tiku Utara Kecamatan Tanjung Mutiara, pohon tumbang di Batu Hampa Kampung Tangah dan di Jorong Balai Ahad Nagari Lubukbasung, kecamatan Lubukbasung.

Kemudian, banjir dan tanah Longsor di Jorong Batuang Panjang Nagari Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya, longsor di Jorong Panta Pauh dan Jorong Taruyan Kecamatan Matur, banjir Bandang di Jorong Galadu Kecamatan IV Koto dan longsor di Batu Apik, kecamatan Malalak.

Sementara pantauan kaba12, upaya penanganan maksimal masih belum bisa dilakukan aparat terkait, karena terkendala minimnya perangkat pendukung, terutama alat berat yang bisa disiagakan setiap saat membantu penanganan pasca bencana.

Kepala BPBD Agam Bambang Warsito, menjawab kaba12 menyebutkan, sepanjang Selasa cukup banyak kejadian kebencanaan yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Agam, yang tengah diatasi oleh petugas gabungan.

Diakui Bambang Warsito, untuk penanganan cepat, pihaknya masih terkendala akibat minimnya alat berat yang bisa diperbantukan untuk mengantasi dampak longsor di beberapa lokasi, pasalnya alat berat DPUTR Agam yang biasa digunakan juga tengah mengalami kerusakan.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan jajaran terkait di DPUTR Agam untuk bersama mencari solusi, agar penanganan dampak kebencanaan tersebut, bisa dilakukan dalam waktu cepat.

Disisi lain, Bambang Warsito menghimbau masyarakat untuk tetap waspada, menyikapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di mayoritas wilayah kabupaten Agam, yang dalam 4 hari terakhir selalu terjadi sore sampai malam, sehingga pihaknya bersama personil lapangan harus bekerja ekstra untuk mengatasi seluruh lokasi terdampak dalam waktu bersamaan.

HARMEN

0Shares