Dampak Gempa, Jalur Bukittinggi – Panta Tutup Sementara

Bukittinggi, KABA12 — Kondisi lokasi dinding Ngarai Sianok yang terban akibat gempa, Sabtu (08/04) masih dalam penanganan pihak terkait. Untuk keamanan, Polresta Bukittinggi, tutup jalur Bukittinggi – Panta untuk sementara waktu.

Kapolresta Bukittinggi, Kombespol Yessy Kurniati, menjelaskan, memang dampak dari gempa berkekuatan 4,5 magnitudo tadi, mengakibatkan dinding tebing Ngarai Sianok terban. Lokasi tebing ngarai berada di perbatasan Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam yang tepatnya di seberang jembatan Nagari Sianok Anam Suku.

“Saat ini kami dari Polresta Bukittinggi bersama petugas BPBD sudah berada di lokasi untuk mengamankan lokasi yang masih dilintasi oleh pengendara. Untuk sementara, kita tutup ruas jalan masuk ke daerah ini karena material ada yang masih menyangkut di atas, cukup berbahaya,” ujar Kombes Yessy.

Petugas BPBD Bukittinggi, Ichwan menyebut tinggi reruntuhan longsor sekitar 10 meter dengan ketinggian tebing mencapai 50 meter.

“Kondisinya masih labil, masih ada retakan atau tanah yang terus bergerak, perlu diwaspadai jika hujan turun, bisa berakibat buruk,” jelasnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis, gempa berkekuatan 4.5 magnitudo, terjadi sekitar pukul 12.21 WIB. Lokasi gempa 0.30 LS, 100.28 BT, 9 km Barat Laut Bukittinggi, Sumatra Barat, dengan kedalaman 10 km.

(Ophik)

0Shares