Malalak, kaba12.com — Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Agam diinstruksikan turun ke lokasi longsor di Batu Baapik, Malalak, untuk menyemprotkan air di sela-sela batu besar yang jadi penghalang pembersihan material longsor tersebut.
Upaya menjatuhkan batu besar itu, menjadi kunci penanganan lanjutan pembersihan material longsor yang volumenya sangat besar itu, pasalnya batu besar yang tersangkut ditebing terjang itu menghambat pembersihan menggunakan alat berat, karena terlalu berbahaya.

Rencana pembersihan dengan penyemprotan air mengunakan mobil pemadam kebakaran itu, menurut Kurniawan Syahputra, Kasatpol.PP-Damkar Agam, sesuai dengan kesepakatan bersama tim penanganan lapangan.
Pasalnya,opsi pembersihan dengan menjatuhkan besar besar penghalang reruntuhan di tebing itu, menjadi salah satu solusi terbaik, karena jika batu besar itu tidak dijatuhkan lebih dulu, upaya pembersihkan menggunakan alat berat tidak bisa dilakukan, karena ancaman dan tingginya resiko yang harus dihadapi petugas di bawahnya, karena setiap saat, batu besar yang posisinya sudah tersangkut tersebut, diprediksi akan jatuh jika curah hujan tinggi atau terjadi longsor susulan.

“ Langkahnya seperti itu,tim mengupayakan penyemprotan di sela batu besar itu untuk mengikis tanah penahan untuk menjatuhkan batu besar itu, sehingga petugas lebih aman dalam mengerjakan tugas dan kawasan yang terdampak longsor saat ini bisa tertangani lebih optimal,” sebut Kurniawan Syahputra.
Diakui Kurniawan Syahputra, resiko langkah penyemprotan itu sangat tinggi, namun pihaknya akan berupaya mengatasinya, untuk mengantipasi dampak lebih buruk yang bisa dialami masyarakat.
Sementara, upaya pembersihan material longsor di kawasan Bukik Apik, Malalak itu, masih terhenti karena tim bersepakat menunggu batu besar yang tersangkut di pinggang bukit itu jatuh dan pembersihan bisa dilakukan lebih maksimal.
HARMEN
