Agam

Cuaca Ekstrem Masih Landa Kabupaten Agam,Warga Diminta Waspadai Lokasi Rawan 

Lubukbasung,kaba12.-Cuaca ekstrem dengan perubahan pola cuaca mendadak masih terus mengincar wilayah Kabupaten Agam. Sesuai prediksi BMKG, cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi hingga Jumat,(19/6/2026), dengan potensi hujan sedang-lebat di beberapa wilayah Kabupaten Agam.

Hal itu terlihat sejak dua hari terakhir, dampak perubahan cuaca yang panas terik pagi hingga siang hari, mendadak berubah sorenya, dengan debit hujan yang cukup tinggi disertai angin kencang.

Kondisi itu, berdampak terhadap beberapa wilayah di Kabupaten Agam, khususnya di kawasan Barat, terutama Lubukbasung, Ampek Nagari, Palembayan dan Tanjung Mutiara yang dilanda banjir dipicu hujan lebat.

Terkait dengan kondisi tersebut, Sekab.Agam Dr.M.Lutfie,AR mengingatkan masyarakat Kabupaten Agam untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama jika terjadi perubahan cuaca, agar menghindari kawasan yang ditengarai masih rawan terdampak bencana, khususnya longsor dan banjir.

Pasalnya, di Kabupaten Agam, masih cukup banyak titik kawasan terdampak bencana, yang masih dalam proses penanganan, terutama ruas jalan di jalur kelok 44, kawasan Sungai Landia, ruas jalan Panta-Sianok, IV Koto, ruas jalan Malalak, Palembayan, Palupuah dan beberapa lokasi lain.

“Kami berharap, seluruh masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan, dan jika kondisi cuaca memburuk, sebaiknya menghindari titik-titik rawan terdampak bencana, dan memantau perkembangan kondisi melalui berbagai media yang ada, “sebutnya.

Sekab.Agam itu mengamini, saat ini, pemerintah termasuk Pemkab.Agam masih dalam proses persiapan pelaksanaan lapangan untuk perbaikan dan pembenahan sarana terdampak bencana memanfaatkan dana TKD.

“Kita berharap,sesuai jadual, berbagai sarana yang sudah dipersiapkan untuk dibenahi bisa mulai dilaksanakan mulai Juli mendatang sesuai jadual. Kita juga terus berkoordinasi dengan pemerintah propinsi untuk segera merealisasikan perbaikan ruas jalan propinsi terdampak, yang sebagian sudah dibenahi, terutama ruas jalan Lubukbasung-Maninjau-Kelok 44 sampai ke Padanglua, “ujarnya Dr.M.Lutfie belum lama berselang.

Sementara pantauan kaba12, dalam perubahan pola cuaca, tidak hanya memicu banjir di wilayah Lubukbasung, tapi juga menyebabkan longsor di wilayah Ampek Nagari, yang sudah ditangani oleh DPUTR Agam, termasuk laporan pohon tumbang akibat terjangan angin kencang.-HARMEN.-

0Shares
Cuaca Ekstrem Masih Landa Kabupaten Agam,Warga Diminta Waspadai Lokasi Rawan 
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 2   +   8   =  

To Top