Kaba Pemko Bukittinggi

Coaching Clinic Untuk Peserta BVK 2026

Bukittinggi, KABA12 — Ratusan peserta Bukittinggi Video Kompetisi (BVK) 2026, ikuti coaching clinic, yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) di Aula Balaikota, Kamis (12/03).

Kabid Statistik dan IKP Diskominfo Bukittinggi, Ramon Arisa Putra, menjelaskan, event BVK 2026 menjadi salah satu event yang dilaksanakan dalam rangka memeriakan peringatan 100 tahun Jam Gadang.

Selain itu, Diskominfo Bukittinggi juga ingin menggandeng insan kreatif Bukittinggi untuk menyalurkan kreatifitas serta menjadikan BVK 2026 sebagai sarana mentransformasikan narasi sejarah Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan menjadi konten digital yang inspiratif.

“Dari awal pendaftaran akhir Februari hingga awal Maret, terdapat 157 pendaftar. Tim laksanakan seleksi dan telah terpilih 100 orang peserta, yang berhak mengikuti tahap coaching clinic hari ini, sebelum memproduksi video yang akan dilombakan,” ungkapnya.

Proses penilaian nantinya, dilakukan secara profesional dan transparan dengan juri, Dedi Arsa seorang sejarawan dan Jeri Oktaviandi seorang film maker. Untuk coaching clinic ini, peserta diberikan sejumlah materi yang juga langsung disampaikan kedua dewan juri.

Kepala Dinas Kominfo Bukittinggi, Asrar Fernando, menyampaikan, BVK 2026 mengangkat tema “Bukittinggi : dari Garis Depan Perjuangan Menuju 100 Tahun Jam Gadang”.

Kegiatan ini memang menjadi langkah untuk penunjang informasi, mengenai sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, yang tak lepas dari peran penting Kota Bukittinggi.

“Penyelenggaraan event ini, diharapkan dapat menjadi ajang promosi Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan dengan ikon Jam Gadang yang sudah berusia 100 tahun dan juga edukasi mengenai sejarah Bukittinggi, yang memiliki peran penting dalam kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.

Kadis Kominfo berharap, dengan coaching clinic ini, peserta mendapat bekal yang lebih terarah, untuk hasil karya, yang memang memiliki pengaruh besar pada edukasi sejarah Bukittinggi yang pantas menjadi Kota Perjuangan dan juga berhak untuk prediket sebagai Daerah Istimewa di Republik Indonesia.

(Ophik)

0Shares
Coaching Clinic Untuk Peserta BVK 2026
To Top