Catatan Penilaian Pra-Adipura 2022, Sarana Minim Partisipasi Tinggi

Lubukbasung, kaba12.com — Pasca dinilai tim KLHK dan DLH Sumbar pekan lalu, tim gabungan pengelola kebersihan dan kenyamanan kota Lubukbasung menyimpulkan beberapa poin penting yang menjadi bahan koreksi bagi Pemkab.Agam untuk dibenahi dalam waktu dekat.

Dari hasil kesimpulan awal dari proses penilaian tersebut, Kota Lubukbasung dinilai cukup baik dalam berbagai aspek, terutama dan partisipasi dan dukungan berbagai unsur untuk pengelolaan kebersihan, pertamanan dan kenyamanan kota, termasuk dukungan dari unsur sekolah dan rumah sakit umum, relative tinggi.

Termasuk dalam sistim pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Pemkab.Agam di Cumateh, Nagari Persiapan Sungai Jariang Lubukbasung, DLH Agam selaku pengelola dinilai cukup bagus dan professional.

Yang menjadi catatan justru dampak minimnya sarana pendukung kebersihan, terutama bak dan tong penampungan sampah sementara di beberapa lokasi, terutama di kompleks Terminal Antokan, kompleks Pasar Padang Baru dan kompleks RSUD Lubukbasung.

“ Alhamdulillah, secara umum Kota Lubukbasung masuk dalam kategori cukup memuaskan dalam penilaian pra adipura 2022 oleh tim KLHK dan DLH Sumbar, “ ungkap Arief Restu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Agam dalam diskusi dengan kaba12.com.

Disebutkan, beberapa catatan dan koreksi, termasuk masalah minimnya sarana pendukung kebersihan itu, akan menjadi catatan pihaknya akan akan segera diupayakan.

Diakui Arief Restu, sarana pendukung kebersihan masih relative minim, mengingat kondisi keuangan daerah, sehingga pihaknya berupaya mencari solusi dengan meminta dukungan dari unsur pimpinan daerah, kalangan DPRD Agam, DPRD Sumbar dan para anggota DPR RI, untik mengalokasikan dukungan untuk pengelolaan kebersihan dan pertamanan di kabupaten Agam.

“ Kita upayakan hal itu, mengingat proses penilaian dan pengelolaan masalah kebersihan- pertamanan menjadi tanggungjawab rutin yang harus dijalankan seluruh personil DLH Agam, “ ulasnya.

HARMEN

0Shares