Bukittinggi, KABA12 — Pemerintah bersama Polresta Bukittinggi, launching bersama Kelurahan Campago Ipuah, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) sebagai kampung bebas narkoba. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Camat MKS, Senin (11/09).
Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan, ini merupakan program konkrit dari penerapan Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah. Dengan digagasnya Kelurahan Campago Ipuah sebagai kampung bebas narkoba, diharapkan, tidak ada lagi kasus narkoba di kelurahan ini khususnya dan di Bukittinggi pada umumnya.
“Narkoba dapat merusak tatanan sosial lain, berpengaruh pada tindak kriminal lain. Dengan launching ini, kita berharap, angka tindak penyalahgunaan narkoba dapat dikurangi dan tindak kriminal lainnya pun juga berkurang. Target kita nol narkoba,” ungkap Erman.
Untuk mendukung program kampung bebas narkoba ini, Wako sebagai kepala pemerintahan, akan mendukung seitap kegiatan positif kepemudaan yang dilaksanakan di Bukittinggi, khususnya di Kelurahan Campago Ipuah.
Wako juga meminta dalam beberapa bulan kedepan, juga dibentuk minimal dua kelurahan lagi di Bukittinggi, untuk dijadikan kampung bebas narkoba. “Nantinya kita akan lombakan. Bagi yang terbaik, kasus narkobanya minim, akan diberikan reward dari Pemko berupa CCTV di kelurahan untuk memantau aktifitas di area publik,” ujar Wako.
Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol. Yessi Kurniati, mengapresiasi komitmen dari masyarakat Campago Ipuah, untuk menjadikan kelurahan ini sebagai daerah bebas dari narkoba. Hal ini menunjukkan bahwa keinginan masyarakat untuk bersama sama menjauhkan diri dari bahaya laten narkoba.
“Inisiatif masyarakat Campago Ipuah ini, patut diapresiasi. Bagaimana keinginan dari masyarakat bersama dengan pemerintah dan juga kepolisian, untuk mengurangi dan menjauhkan warga dari narkoba,” jelasnya.
Untuk wilayah hukum Polresta Bukittinggi, ini merupakan salah satu kelurahan unggulan sebagai penjuru atau pertama yang dideklarasikan sebagai kampung bebas narkoba. Masyarakat diminta berperan aktif. Bukittinggi sebagai kota perlintasan dan kota wisata, tentu harus tetap waspada. Bukittinggi sangat rawan terhadap peredaran narkoba. Untuk antisipasi, butuh peran serta semua pihak.
“Terima kasih atas dukungannya. Ini diharapkan bisa jadi contoh bagi daerah lain, khususnya di wilayah hukum Polresta Bukittinggi,” harapnya.
Kepala BNNK Payakumbuh, M. Febrian Jufril, menyampaikan, BNN mengapresiasi dan mendukung Kelurahan Campago Ipuah jadi Kampung bebas dari narkoba. “Ini wujud kebijakan pemerintah terkait akselerasi perang dengan narkoba. Kita haris bersinergi untuk mengatasi masalah narkoba, karena ini tanggung jawab kita semua,” ucapnya.
Lurah Campago Ipuah, Wisnaldi, menjelaskan, deklarasi kampung bebas narkoba ini, telah diawali dengan pembentukan pos kampung beban narkoba di setiap RW. Memberikan edukasi dengan sosialisasi dan penyuluhan pada masyarakat serta peserta didik, tentang bahaya narkoba serta membentuk satgas pencegahan narkoba dan P4GN.
Dalam deklarasi anti narkoba, dinyatakan bahwa masyarakat kelurahan Campago Ipuah menyadari, narkotika merusak generasi bangsa. Oleh karena itu, masyarakat Campago Ipuah berkomitmen, menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkotika dari wilayah Campago Ipuah, serta menyatakan perang melawan narkotika.
Mendukung aparat penegak hukum dalam upaya penegakan hukum sesuai prinsip negara hukum terhadap setiap pelaku penyalahgunaan narkotika.
Mendukung aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).
Menjadikan kampung Kelurahan Campago Ipuah bebas dan sehat tanpa narkoba.
(Harmen)
