Tanjungraya,kaba12 — Bupati Agam Dr.Andri warman didampingi ketua TP.PKK Agam Ny.Andri warman ungkap duka mendalam pada keluarga korban yang meninggal dunia akibat tenggelam di danau Maninjau. Yang memprihatinkan bupati, dua korban yang meninggal justru kakak-adik yang kejadiannya hanya berselang hitungan hari.

Ungkapan duka itu disampaikan bupati dan ketua LKKS Agam, saat takziah ke rumah duka dua korban meninggal Andri Rifandi(27) dan adiknya Rizky (25), warga Jorong Pincuran Tujuah, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Rabu, (4/10) didampingi Kadinas Sosial Agam Rahmi Artati, Camat Tanjung Raya Roza Syefridienti, kepala BPBD Agam Bambang Warsito, Kapolsek Tanjung Raya Iptu.Muzakar dan beberapa pejabat daerah lain.
Di rumah sangat sederha milik keluarga kedua korban, bupati Agam Dr.Andri warman mengungkap duka mendalam menyusul musibah yang terjadi, dan berharap, cobaan yang dihadapi keluarga tersebut bisa dihadapi dengan tabah dan memberi hikmah.

Bahkan, secara khusus Pemkab.Agam dan LKKS Agam, memberi dukungan khusus terhadap keluarga korban yang masuk dalam kategori sangat sederhana itu, dengan menyerahkan uang duka sebagai wujud kepedulian dan keprihatinan kepala daerah atas musibah yang terjadi.
Bahkan, disebutkan Rahmi Artati, Kadinas Sosial Agam, selain uang duka dari LKKS Agam, BAZNas Agam juga merencanakan akan menyalurkan bantuan untuk keluarga korban yang diharapkan dalam waktu dekat bisa direalisasikan pada kedua orangtua korban.

Musibah dua kakak-adik yang meninggal tenggelam di danau Maninjau itu, masing-masing Andri Rivandi (27) yang sempat dinyatakan hilang selama 6 hari dan ditemukan Minggu, (24/9) sementara Rizki (25) juga meninggal dunia akibat tenggelam di lokasi yang nyaris berdekatan di kawasan Maransi, Jorong Gasang, Nagari Maninjau Selasa, (3/10) malam.
–HARMEN.-
