Lubuk Sao, KABA12 — Bupati Agam Dr Andri Warman bersama sejumlah kepala OPD melakukan monitoring pelaksanaan pemilihan walinagari secara E-voting di Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya, Senin (3/7).
Pantauan KABA12 dilokasi, bupati tiba di TPS Jorong Lubuak Sao sekitar pukul 13.45 WIB. Dirinya langsung menyapa warga dan anggota KPPS pilwana yang berada di TPS tersebut.

Dikatakan bahwa pelaksanaan Pilwana serentak tahun ini merupakan sebuah hal yang istimewa karena dari 38 nagari yang melaksanakannya, ada 10 nagari baru hasil pemekaran yang ikut serta dalam Pilwana.
“Ada 28 nagari defenitif dan 10 nagari baru hasil pemekaran yang melaksanakan Pilwana tahun ini. Saya berharap Pilwana ini berjalan lancar sehingga bisa menghasilkan walinagari terbaik yang terpilih sesuai keinginan masyarakat,” kata Andri Warman kepada wartawan, Senin.
Bupati menambahkan, bahwa 10 nagari baru hasil pemekaran itu tentu nantinya mendapatkan walinagari yang defenitif. Sehingga diharapkan anggaran dari pemerintah untuk nagari bisa terealisasi secara maksimal.
“Kita harapkan anggaran yang disediakan pemerintah nanti bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan nagari dan masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan intervensi ke nagari yang melaksanakan Pilwana untuk mengajak masyarakat memilih calon walinagari yang ditentukan. Sebab pihaknya mendapat informasi bahwa ada kabar di Sungai Pua yang beredar di media sosial Facebook jika Bupati Agam seolah-olah mengajak masyarakat untuk mendukung walinagari pilihannya.
“Saya tegaskan itu tidak ada. Saya hanya menyerahkan kepada masyarakat untuk memilih calon walinagari terbaik yang bisa nantinya bisa membangun nagari terkait. Jadi saya luruskan bahwa berita itu tidak ada,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pilwana Nagari Dalko, Sarbaini menyebutkan, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di Nagari Dalko tercatat sebanyak 1.955 orang. Mereka yang terdata dalam DPT itu akan memberikan hak pilihnya di 4 TPS yang ada.
“Jumlahnya ada 1.955 orang yang terdata sebagai DPT. Untuk TPS nya berjumlah 4 buah yang tersebar di 4 jorong,” jelasnya.
Pihaknya berharap, siapapun yang terpilih sebagai walinagari nantinya dapat memberikan kontribusi bagi nagari baik dari segi pembangunan maupun kemajuan untuk Nagari Dalko.
“Semoga siapapun yang terpilih nanti diharapkan bisa amanah dan berkontribusi dalam memajukan Nagari Dalko yang baru ditetapkan sebagai nagari defenitif,” jelasnya.

Sementara itu, ada 4 calon walinagari yang ikut berkompetisi dalam Pilwana Dalko untuk periode 2023-2023. Yakni Epa Candra Dr Rajo Endah (nomor urut 1), Azino Parman Khatik Saidi (nomor urut 2), Asrul Dt basa (nomor urut 3), dan Noviandri St Syahril (nomor urut 4).
(Bryan)
