Palupuah,kaba12.com — Kelompok Siaga Bencana (KSB) Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuah, gelar diskusi bersama tim BPBD Agam membahas beragam hal berkaitan dengan program pengurangan risiko bencana (PRB) di aula kantor walinagari Nan Tujuah, Palupuah,Rabu,(13/11).
Diskusi bersama dengan anggota KSB yang berkekuatan 18 orang untuk mendata dan mengkaji risiko bencana yang ada di jorong masing-masing itu dipandu Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Agam Yunaidi.S, M.Pd.
Dalam diskusi tersebut, program pendataan menjadi hal prioritas karena berguna untuk mencatat pola PRB yang ada, agar pada saat bencana darurat terjadi, anggota KSB bisa mengkaji cepat, membantu melakukan pertolongan dan penyelamatan serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga yang terdampak.
Anggota KSB juga harus mencatat dan membantu memberikan perlindungan kelompok rentan dan perbaikan prasarana dan sarana penting yang diperlukan sebelum dan saat darurat bencana.
Kabid PK BPBD Yunaidi. S, didampingi Wali Nagari Drs. Tarmizi Hakim, bersama 4 orang anggota KSB yang sudah dilatih di Provinsi Sumatera Barat, menyebutkan peran KSB untuk daerah rawan bencana sangat dibutuhkan.
Daerah Palupuh, sebut Yunaidi, berdasarkan data terdapat beberapa titik bencana yang harus diwaspadai, karena Palupuh dilewati jalur patahan semangka dan pergerakan lempeng bumi serta juga terdapat jalur gempa bumi.
Diskusi kebencanaan kelompok siaga bencana nagari juga membahas persiapan dan kegiatan lapangan yang dilakukan oleh KSB dan sarana yang dibutukan untuk program penanganan kebencanaan yang diperlukan untuk tahun 2020 mendatang.
HARMEN
