Berjuang Lawan Tumor Otak, Nyawa Tiara Tak Tertolong

Bukittinggi, KABA12.com. Manusia hanya bisa berkehendak, tapi Allah jualah yang akan menentukannya.

Tiara (10), warga Panorama Baru Bukittinggi yang menderita sakit tumor otak akhirnya meninggal dunia.

Siswa kelas 2 SDN 12 Puhun Pintu Kabun itu menghembuskan nafas terakhirnya, Minggu (04/11) pukul 17.02 WIB di Rumah Sakit Darmais, Jakarta.

Sudah sekitar empat bulan Tiara dirawat di Jakarta dan telah menjalani operasi serrta kemoterapi.

Namun kondisinya terus menurun dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Darmais.

Dari Jakarta, jenazah Tiara berangkat dan sampai di Bukittinggi pada Senin (05/11) pagi.

Walikota, Wakil Walikota bersama Asisten dan sejumlah kepala OPD turut melepas jenazah Tiara untuk dishalatkan di makamkan pada Minggu siang.

Kondisi Tiara menjadi perhatian Pemko.Bukittinggikarena penyakit yang dialami gadis kecil tersebut terbilang langka bagi anak seumurannya. Apalagi, Tiara termasuk keluarga kurang mampu. Anak bungsu dari empat saudara itu sangat membutuhkan perawatan intensif.

Sementara sang ibu, Deri Zudenti, merupakan seorang single parent yang tergolong kurang mampu.

Pemko Bukittinggi telah berusaha semaksimal mungkin membantu proses perawatan Tiara, termasuk merujuk dan mendampingi selama pengobatan ke Jakarta.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias dalam kesempatan itu mengatakan, Pemko Bukittinggi merasa sangat berduka.

“Ini adalah janji Allah yang harus kita terima. Upaya dan usaha kita bersama sudah semaksimal mungkin. Namun Allah berkehendak lain, Allah lebih sayang kepada Tiara. Kami berharap keluarga dapat mengikhlaskan. Karena ini yang terbaik bagi anak kita Tiara,” ujar Ramlan saat melepas jenazah Tiara menuju ke peristirahatan terakhirnya.

(Ophik)

0Shares