Lubukbasung,kaba12 — Bupati Agam melalui Rahman,S,Ip,MM Asisten I ingatkan jajaran pengelola zakat di kabupaten Agam , jangan sampai ada masyarakatnya yang tidak terperhatikan, tidak terlayani dengan baik dan yang terlupakan dalam upaya membangun kepedulian sesuai program unggulan pemerintah daerah yang didukung BAZNas Agam.
Pasalnya, perhatian dan kepedulian bersama akan menjadi kekuatan besar dalam menghimpun berbagai potensi muzaki dari berbagai komponen masyarakat di kabupaten Agam dalam menyalurkan zakatnya, “ semakin maksimal perhatian akan semakin optimal pasokan zakat untuk disalurkan. Kita harus percaya akan hal itu, “tegas Rahman, usai menyerahkan zakat untuk para mustahik di kantor BAZNas Agam, Rabu, (4/10).

Disebutkan, selain perintah agama, penyaluran zakat juga merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat prasejahtera, “bupati berpesan kepada kami agar jangan sampai ada masyarakat Agam yang tidak terperhatikan dan terlayani dengan baik,” ujar Rahman seperti dilansir amcnews.com.
Ditambahkan, zakat yang diberikan kepada para mustahik hendaknya dapat menjadi pemantik bagi peningkatan taraf kehidupan masyarakat, “Bupati juga berpesan agar bapak ibuk penerima zakat hari ini dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan dengan sebaik mungkin,” katanya.
Dijelaskan, cara memanfaatkannya tergantung dengan proporsi mustahik, sepetri halnya penerima program zakat Agam Cerdas, agar mempergunakan bantuan untuk penunjang pendidikan dengan maksimal, penerima program zakat Agam Makmur atau bantuan permodalan diharapkan juga menggunakan zakat ini untuk kepentingan kemajuan usaha masing-masing.
Ditambahkan Rahman, penerima zakat dari BAZNas Agam ini adalah orang-orang terpilih, karena tidak semua orang dapat menerima bantuan serupa, hanya masyarakat yang memenuhi ketentuan agama saja yang bisa menerima.
Untuk itu, kepada mustahik yang menerima zakat hari ini agar dapat mensyiarkan kepada masyarakat yang lain, supaya tidak ada stigma negatif kepada BAZNas Agam, “BAZNas bukan pilih kasih, tetapi kita harus paham delapan kategori penerima zakat,karena ini sudah diatur dalam agama kita, jadi pertanggungjawabannya sangatlah berat,” katanya.
Pada kesempatan itu, bupati mengapresiasi kinerja BAZNas Agam dalam menghimpun zakat, tahun ini diproyeksikan pendapatan zakat mencapai angka Rp13 milyar naik Rp2 milyar dari tahun sebelumnya, “bupati juga mengapresiasi kinerja BAZNas dan jajaran. Saat ini juga sudah bisa menghimpun zakat dari sektor swasta atau pengusaha tidak lagi hanya dari pegawai. Ini adalah kemajuan dalam memperhatikan masyarakat ,” ujarnya.
Diterangkan, para mustahik ini sebelumnya telah melewati sejumlah seleksi seperti verifikasi informasi, survey, sidang pleno dan putusan,”mustahik yang menerima zakat hari ini adalah orang-orang telah melewati proses seleksi sesuai dengan ketentuan pemerintah dan agama,” ujarnya.
Ditambahkan, setelah penyaluran zakat pihaknya akan terus melalukan pemantauan dan evaluasi kepada para penerima agar zakat yang diberikan tepat sasaran.
-HARMEN.-
