Lubukbasung,kaba12 — Walau sempat viral beberapa waktu lalu, dan sempat “dipoles”sedikit oleh pemangku kepentingan, ruas jalan propinsi jalur Simpang Gudang-Padang Lua tetap menjadi sorotan.
Pasalnya, lobang-lobang bekas galian yang mungkin niatnya akan ditambal, justru menjadi masalah besar bagi warga khususnya pengguna jalan. Pasalnya lobang-lobang bekas galian dibiarkan menganga tanpa rambu-rambu peringatan menjadi ancaman luar biasa bagi pengguna jalan, tidak hanya sepeda motor, tapi juga mobil dan truk yang kerap “badaram” saat terperosok masuk lobang.
Kondisi ini, justru sangat berbahaya jika malam hari dan hari hujan, karena lobang-lobang bekas galian yang cukup dalam itu, tidak terlihat oleh pengguna jalan yang melintas, apalagi yang tidak biasa menempuh medan “off road” di ruas jalan propinsi, khususnya rute Simpang Gudang-Maninjau.

Pantauan kaba12, Selasa,(17/2/2026) malam, beberapa lobang bekas galian yang dibiarkan begitu saja sudah berlangsung lebih dari sepekan, sebagian sudah ditambah, namun di beberapa titik di ruas Lapau Talang- Simpang Tigo, Monggong dan beberapa lokasi lain masih dibiarkan, beberapa warga berinisiatif menutup lobang dengan daun kelapa, dan di titik lain, banyak yang menganga.
“Sudah banyak yang menjadi korban. Banyak yang terperosok masuk lobang. Yang kasihan kita pengendara sepeda motor,banyak yang terluka dan motornya rusak, “ungkap Wati, warga di Simpang Tigo kepada kaba12.
Sebelumnya, kaba12 juga sudah menginformasikan kondisi itu pada beberapa pejabat berwenang, yang setidak -nya memasang rambu-rambu peringatan atau jenis pengaman lain, agar pengguna jalan lebih waspada, namun hingga berita ini ditayangkan, hal itu masih dibiarkan pemerintah.
Terkait dengan perbaikan jalan propinsi ruas Simpang Gudang-Padang Lua yang melewati kawasan Kampuang Tangah-Balai Salasa-Lubukbasung-Lubuak Sao sampai ke Maninjau itu, Sekab.Agam Dr.M.Lutfie kepada Pers meyakinkan, Pemkab.Agam sudah mendesak Pemprov.Sumbar untuk segera lakukan pembenahan ruas jalan yang rusak tersebut, bahkan, untuk tahun ini sudah dialokasikan anggaran dan perbaikan akan segera dilakukan, “hal ini perhatian perhatian serius pemerintah, “tegasnya.

Usulan perbaikan jalan propinsi itu tidak hanya di ruas Simpang Gudang-Padang Lua, tapi juga berbagai jalur jalan propinsi lain di wilayah Agam, termasuk ruas jalan yang terdampak bencana, “hal ini menjadi perhatian serius kita, “tegas M.Lutfie pekan lalu.
Sementara pantauan kaba12, upaya perbaikan awal yang dilakukan petugas di lapangan, terkesan hanya untuk “meredam”heboh-heboh di media, dibuktikan, ruas jalan yang rusak, hanya ditambal sedikit, termasuk di gali di beberapa titik, namun tidak dituntaskan sesuai harapan masyarakat.
(HARMEN)
