Sungai Landia,kaba12.-Awal, (50) akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dalam posisi cukup mengenaskan setelah tertimbun material longsor dan rumah yang roboh, dampak longsor yang terjadi Selasa, (5/5/2026) malam sekitar pukul 22.30 WIB di dekat mushalla Mubarak Simanciah, Jorong Kampuang Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Rabu, (6/5/2026) subuh.
Seperti diberitakan sebelumnya, dampak longsor yang terjadi akibat hujan lebat sejak Selasa siang itu, menyebabkan 3 rumah tertimbun yang memicu 7 korban, 6 orang sudah berhasil ditemukan dalam kondisi terluka dan dilarikan ke rumah sakit, sementara 1 lainnya masih tertimbun, namun berhasil ditemukan menjelang subuh dalam kondisi meninggal dunia.
Upaya pencarian terhadap Awal, pasca tiga rumah yang tertimbun hantaman longsor itu cukup dramatis, pasalnya selain kondisi cuaca hujan, tidak ada penerangan karena sekitar kawasan itu gelap, ditambah minimnya peralatan yang dimiliki tim gabungan.
Dukungan tim SAR yang sampai ke lokasi kejadian, upaya pencarian terus dimaksimalkan, sehingga Amal berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia menjelang subuh, sekitar pukul 04.00 WIB, dan langsung ke evakuasi serta divisum ke puskesmas terdekat.
Sementara, longsor yang melanda wilayah Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, yang dipicu hujan deras yang terjadi sejak Selasa siang kemarin, menyebabkan 3 rumah warga dihondoh longsor, menimbun 7 warga, 6 orang berhasil dievakuasi dan dilarikan ke RSAM Bukittinggi ,sementara 1 warga ditemukan meninggal dunia.
Kondisi ruas jalan propinsi dampak longsor di kawasan itu, juga terdampak. Akses jalan masih belum bisa dilewati, akibat material longsor di beberapa titik. Saat ini,alat berat sudah melakukan pembersihan material longsor agar akses jalan bisa segera dibuka.
Kondisi terkini pasca longsor yang melanda wilayah Jorong Kampuang Baruah, Nagari Sungai Landia disebutkan Camat IV Koto Ben Subchan, yang memantau langsung di lokasi kejadian, menjelaskan korban Awal yang sejak kejadian berada dalam rumah, berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIB, “korban dievakuasi tim SAR gabungan yang terjun ke lokasi, “sebut Ben Subchan.
Sementara 6 korban yang sebelumnya tertimbun di 3 rumah, masih dalam perawatan intensif di RSAM Bukittinggi, “saat ini masih dilakukan proses pembersihan material di lapangan, “sebut Camat IV Koto itu.
Informasi yang diperoleh kaba12, Bupati Agam Beni Warlis juga sudah langsung meninjau lokasi kejadian di dekat mushalla Simanciah, Jorong Kampuang Baruah, Nagari Sungai Landia, kecamatan IV Koto. Selain menyampaikan duka atas kejadian itu, bupati Agam juga meminta dilakukan proses pembersihan material longsor agar akses jalan bisa segera kembali lancar.-HARMEN.-
7 Korban Longsor Sungai Landia:
1. Awal ( 50 ) : Meninggal Dunia
2. Noya (35) : Luka-Luka Dirawat di RSAM Bukittinggi
3. Safira (1) : Luka-Luka Dirawat di RSAM Bukittinggi
4. Yoni (45) : Luka-Luka Dirawat di RSAM Bukittinggi
5. Zaki (18) : Luka-Luka Dirawat di RSAM Bukittinggi
6. Kuntum (14) : Luka-Luka Dirawat di RSAM Bukittinggi
7. Dayat (33) : Luka-Luka Dirawat di RSAM Bukittinggi