Lubukbasung, KABA12 — Asosiasi kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Kabupaten Agam akan mengadakan lomba Pokdarwis antar nagari/atau desa wisata yang ada di daerah itu pada pertengahan 2024 mendatang.
Lomba tersebut nantinya akan diikuti oleh puluhan Pokdarwis dari perwakilan masing-masing nagari yang ada di Kabupaten Agam.
Ketua Asosiasi Pokdarwis Kabupaten Agam, H .Jakfar mengatakan, lomba Pokdarwis itu bertujuan untuk meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat dalam membangun sektor pariwisata, serta sebagai upaya mengevaluasi seluruh organisasi Pokdarwis di Agam.
“Penyelenggaraan lomba Pokdarwis se- Agam nantinya diharapkan bisa memotivasi organisasi Pokdarwis dalam mengembangkan pariwisata, sadar wisata, dan sapta pesona yang ada di nagari masing-masing,” kata H Jakfar, Senin (13/11).
Ia menyebut, ada beberapa indikator penilaian lomba tersebut. Yakni kelengkapan administrasi, keaktifan anggota, kebersihan destinasi, dokumentasi, iven yang sudah dibuat, dan lainnya.
“Penilaian akan dilakukan oleh tim juri yang berasal dari luar daerah dan sudah berkompeten. Sedangkan untuk teknis penilaian akan dilakukan dengan cara mengunjungi masing-masing nagari yang mengikuti lomba tersebut,” sebutnya.
Selain itu, Asosiasi Pokdarwis Agam akan mengeluarkan surat pemberitahuan kepada seluruh nagari yang mempunyai Pokdarwis di Agam terkait penyelenggaraan lomba tersebut. Surat pemberitahuan atau informasi itu akan keluar dalam waktu sekitar 2 sampai 3 bulan sebelum pelaksanaan lomba.
Lebih lanjut disebutkan, pelaksanaan lomba Pokdarwis antar nagari se- Kabupaten Agam direncanakan akan digelar pada pertengahan tahun depan.
“Waktu pelaksanaanya kita rencanakan pertengahan tahun depan, sekitar bulan Juni atau Juli 2024,” ujarnya.
Terkait persiapan lomba, pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak seperti Bupati Agam, Disparpora Agam, dan lembaga lain untuk mendukung kegiatan tersebut.
“Kita tetap berkoordinasi dengan Pemkab Agam untuk memberikan dukungan pada kegiatan tersebut. Apalagi ini merupakan lomba Pokdarwis perdana yang digelar di Agam sehingga butuh kolaborasi dengan seluruh pihak untuk menyukseskannya,” jelasnya.
(Bryan)
