Lubukbasung,kaba12 — Kalangan DPRD Agam apresiasi semangat dan kepedulian masyarakat dalam membantu sesama, dengan lahirnya Unit Pengumpul Zakat(UPZ) berbasis komunitas kaum, seperti yang dilakukan kaum suku Tanjung Nagari Lubukbasung.
Hal itu diharapkan bisa terus berkembang dan menjadi contoh bagi komunitas termasuk suku-suku lain yang ada di seluruh nagari di Kabupaten Agam, sehingga upaya membangun kepedulian sosial dengan ibadah zakat bisa terealisasi maksimal dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
Bahkan, secara khusus, sejak dikukuhkan bulan April lalu, UPZ Suku Tanjung Nagari Lubukbasung, mendapat perhatian khusus dari kalangan DPRD Agam yang berharap, bisa muncul UPZ-UPZ berbasis komunitas lain yang sasarannya untuk mendorong kepedulian dengan zakat.
Seperti disebutkan Joni Putra Dt.Bintaro Hitam, Ketua Fraksi Golkar DPRD Agam, Epi Suardi, anggota DPRD Agam dari Hanura melalui Hasneril, SE, Pranata Humas-Protokol Sekretariat DPRD Agam kepada kaba12.

Dijelaskan, semangat kepedulian yangb muncul dari masyarakat, khususnya dari kaum menjadi cikal penting dalam upaya mendorong semakin tingginya perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat, yang beranjak dari lingkungan keluarga, kaum dan warga dalam satu kawasan.
Hal itu, menjadi poin penting, tidak hanya dalam upaya memaksimalkan pengumpulan zakat dari berbagai kelompok masyarakat, dengan mendorong makin tinggi kepedulian pada sesama yang membutuhkan perhatian, tapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan, “ kami sependapat, melalui zakat, kepedulian sosial harus lebih dimaksimalkan, “sebut Joni Putra Dt.Bintar Hitam.
Hal senada disebutkan Epi Suardi, yang berharap, seluruh komunitas yang ada, tidak hanya pasukuan tapi juga berbagai komponen masyarakat untuk lebih mengedepankan kepedulian terhadap sesama, “dengan zakat, tidak hanya bisa mendorong perhatian dan kepedulian, tapi juga akan menjadi salah satu motivasi dalam menjalankan ketentuan agama dengan membayar zakat, “ulasnya.
Penulis : Harmen
