Kaba Terkini

Apresiasi Tim Gabungan, Bupati Andri Warman Bezuk Galih di Puskesmas Matur

Matur, kaba12.com — Hilangnya Galih Ghani Irawan, (16) penerbang asal Pekanbaru Riau, yang gagal landing akibat turbulance saat olahraga paralayang di kawasan wisata Maninjau Jumat, (6/7) kemarin dan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat Sabtu sore.

Galih yang ditemukan dalam kondisi lemas sejauh 2 KM dari lokasi landing di Puncak Lawang, saat ini mendapat perawatan intensif di puskesmas Matur setelah dievakuasi dari kawasan hutan lingkungan Jorong Buayan, Matur.

Dinyatakan hilangnya Galih itu mendapat perhatian khusus dari Bupati Agam Andriwarman yang sejak Jumat sore kemarin terus memantau proses pencarian terhadap Galih.

Bahkan Sabtu siang Bupati bersama rombongan langsung merapat ke Matur untuk memantau proses pencarian dan menginstruksikan pencarian optimal terhadap Galih.

” Alhamdulillah, Galih berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, ” ungkap Bupati Agam Andriwarman didampingi Asisten I Sekab. Agam Rahman.

Bahkan, usai ditemukan dan dievakuasi, Bupati Agam langsung melihat proses penanganan median terhadap Galih dan meminta petugas memberikan pelayanan maksimal agar Galih segera pulih.

Menurut Rahman, bupati Agam memberi perhatian khusus terhadap proses pencarian terhadap Galih dengan melibatkan seluruh unsur terkait bersama masyarakat.

” Atas nama Pemkab. Agam, bupati menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi khusus pada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian Galih sehingga penerbang muda asal Pekanbaru itu berhasil ditemukan, ” ulasnya.

Bupati Agam itu juga menghimbau warga, wisatawan dan para personal olahraga dirgantara di Agam untuk mewaspadai potensi perubahan cuaca saat terbang menikmati keindahan wisata Agam dari atas udara dan selalu mempersiapkan savety lebih maksimal.

” Kerjasama dan dukungan semua unsur dalam proses pencarian Galih sangat membanggakan, kami sangat berterimakasih, ” ungkap Andri Warman mengulas.

Galih berhasil ditemukan tim pencarian gabungan di hutan lingkungan Jorong Buayan, Matur dalam kondisi lemas karena sudah 24 jam lebih tidak makan dan minum, dan saat ini mendapat perawatan khusus di puskesmas Matur.

HARMEN

0Shares
To Top