Lubukbasung, kaba12.com — Antisipasi merebaknya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak peliharaan di wilayah kabupaten Agam, BPBD Agam terlibat aktif dalam berbagai upaya di lapangan. Salah satunya ikut mendampingi tim vaksinasi ternak di berbagai lokasi.
Seperti halnya kegiatan vaksinasi ternak oleh tim Bidang Peternakan Dinas Pertanian Agam Rabu, (19/10), tim BPBD Agam dipimpin kalaksa Bambang Warsito bersama beberapa kepala bidang diantaranya Kabid.KL dan Kabid.PK bersama para personil, mendatangi lokasi peternakan sapi warga di Padang Mardani, Nagari Manggopoh, kecamatan Lubukbasung.

Kegiatan vaksinasi antisipasi PMK itu, merupakan salah satu solusi yang secara nasional digulirkan beberapa waktu belakangan, menyusul merebaknya kasus PMK di berbagai propinsi di Indonesia, termasuk kabupaten Agam.
Kepala BPBD Agam Bambang Warsito kepada kaba12.com menyebutkan, kasus PMK yang ditetapkan sebagai wabah nasional itu, menjadi bagian tugas dan tanggungjawab BNPB yang ditindaklanjuti BPBD Agam di lapangan, untuk melakukan langkah-langkah penanganan dan antisipasi bersama unsur terkait.
Termasuk program vaksinasi ternak dalam upaya mengantisipasi merebaknya PMK pada ternak peliharaan warga itu, tim BPBD Agam secara rutin bersama tim Distan Agam dan jajaran Polres Agam, turun ke lapangan.

“ Kita ikut mensosialisasikan pada masyarakat tentang PMK, upaya antisipasi dan langkah-langkah yang harus dilakukan, jika ada ternak peliharaan yang berpotensi terjangkit penyakit mulut dan kuku itu, “ sebut Bambang Warsito.
Disebutkan, pihaknya bersama tim terkait penanganan PMK Kabupaten Agam, sudah menjadualkan kegiatan rutin ke lapangan, selain untuk mendorong optimalnya kegiatan vaksinasi ternak, juga untuk mensosialisasikan langkah-langkah antisipasi yang dilakukan jika hewan ternak berpotensi terjangkit PMK.
Penanganan bersama kasus PMK di kabupaten Agam itu, sudah dilaksanakan beberapa bulan belakangan pasca merebaknya kasus PMK di kabupaten Agam, termasuk menjelang hari raya Idul Adha beberapa wkatu lalu.
HARMEN
