Antisipasi Dampak Bahaya Kebakaran, Dinas Satpol.PP-Damkar Gencarkan Sosialisasi

Lubukbasung,kaba12 — Untuk mengantisipasi dampak bahaya kebakaran yang intensitasnya semakin tinggi beberapa waktu belakangan, tim Dinas Satpol.PP – Damkar Agam gencarkan sosialisasi dengan melibatkan berbagai unsur dalam masyarakat.

Setelah sebelumnya, digelar sosialisasi untuk mengedukasi warga di wilayah Timur Kabupaten Agam, Selasa, (7/10), tim Damkar Agam kembali menggelar sosialisasi dan simulasi yang difokuskan untuk 5 kecamatan di wilayah Barat Kabupaten Agam.

Lima kecamatan yang menjadi focus konsentrasi sosialisasi masing-masing kecamatan Lubukbasung, Ampek Nagari, Tanjung Mutiara, Tanjung Raya dan Palembayan, dengan menghadirkan lebih dari 150 peserta yang dipusatkan di kompleks masjid Al Hikmah, SImpang Tigo Lubukbasung.

Sosialisasi yang dibuka Rahman,S,Ip, Asisten I Sekab.Agam itu, selain dihadiri unsur masyarakat juga dihadiri para pengurus dan kader PKK dari 5 kecamatan, yang ikut dihadiri ketua TP.PKK Agam Ny. Merry Beni Warlis, Kadinas Satpol.PP- Damkar Agam Fauzi,STTP,MSi, Kabid.Damkar Eki Marlinda dan unsur pimpinan lain bersama jajaran pengurus TP.PKK Agam.

Menurut Rahman, Asisten I Sekab.Agam , saat ini pemerintah gencar melakukan sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat untuk bisa secara mandiri mengatasi bahaya kebakaran ringan dan mengantisipasi hal-hal yang berpotensi memicu kebakaran jadi tidak menjadi bahaya yang lebih besar.

Sosialisasi dan edukasi yang digelar, diharapkan menjadi bagian penting dalam upaya bersama mengantisipasi bahaya kebakaran, yang bisa memicu kerugian bahkan korban ditengah masyarakat, “ pemahaman akan langkah dan upaya antisipasi sangat penting dilakukan, untuk mengantisipasi terjadinya dampak kebakaran yang lebih besar, “sebutnya.

Sementara menurut Fauzi, Kadinas Satpol PP- Damkar Agam ,didampingi Eki Marlinda, Kabid.Damkar Agam, sosialisasi, edukasi dan simulasi yang digelar pihaknya, merupakan bagian dari upaya antisipasi dini terhadap bahaya kebakaran yang berpotensi merugikan warga.

Dengan pemahaman dan penanganan dini, dampak bahaya kebakaran lebih besar bisa diredam, terutama dengan pengetahuan tentang pengendalian dan pemahaman api skala ringan, serta langkah-langkah yang harus dilakukan jika kebakaran terjadi.

Disebutkan, pihaknya sengaja menggelar sosialisasi dengan melibatkan berbagai unsur termasuk para kader dan pengurus PKK tersebut, agar bisa dijabarkan lebih jauh ditengah masyarakat.

“Kami berharap, dari berbagai kegiatan yang dilakukan PKK baik di kecamatan maupun di nagari, materi tengah pemahaman dan pengendalian kebakaran skala ringan bisa dilakukan, agar seluruh masyarakat bisa memahami, dan upaya bersama mengantisipasi bahaya kebakaran yang lebih besar bisa terjabarkan dengan baik, “ulas Fauzi.

Ditambahkan Eki Marlinda, program sosialisasi tentang bahaya dan upaya pengendalian kebakaran skala ringan itu, secara intensif akan dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Agam secara rutin, termasuk ke berbagai sekolah dan unsur lain.

(HARMEN)

0Shares