Banuhampu, kaba12.com — Banjir besar yang melanda wilayah Sungai Buluah, nagari Cingkariang, kecamatan Banuhampu memicu keprihatinan banyak pihak.
Dibuktikan, Selasa,(25/9), digelar gotong royong massal pegawai kantor camat, nagari, Poksek Banuhampu, Kodim 0304/Agam, rumah zakat Padang, BPBD Agam, dari Tagana , TKSK, dan masyarakat setempat.
Tercatat lebih dari 100 orang terlibat dalam goro massal yang dikonsentrasikan untuk membersihkan saluran irigasi Banda Patah, yang menjadi pemicu banjir.
Camat Banuhampu Afdal, menjawab kaba12.com menyebutkan, goro yang melibatkan berbagai elemen masyarakat itu, dari setelah membantu membersihkan rumah warga terdampak banjir dan sarana pemerintah yang direndam lumpur.
Disebutkan Afdal, banjir besar yang melanda kawasan Sungai Buluah, nagari Cingkariang, Minggu,(23/9) itu ditengarai akibat pendangkalan aliran irigasi Banda Patah yang meluap dipicu hujan lebat.
Afdal mengaku, prihatin dengan musibah yang menimpa warganya tersebut, tercatat 4 rumah terdampak banjir cukup parah, 40 rumah terendam dan beberapa sarana lain.
” Kita fokuskan pengerukan manual saluran irigasi Banda Patah, untuk mengantisipasi potensi banjir, karena curah hujan masih tinggi, kita memberi apresiasi banyak pihak yang terlibat dalam goro itu, ” ujar Afdal.
Informasi yang diperoleh di lapangan, ancaman banjir masih sangat tinggi di wilayah itu, karena sendimen aliran irigasi Banda Patah sangat panjang dan dibutuhkan pengerukan lebih dalam.
HARMEN
