Matua, kaba12.com — Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Matur Jumat,(6/12) malam menyebabkan pohon bambu tumbang di kelok Matua.
Akibat pohon bambu yang tumbang tersebut, menyebabkan ruas jalan kelok 43 terganggu, dan malam ini, arus lalulintas terpaksa diberlakukan dengan buka tutup.
Informasi yang diperoleh kaba12.com dari Ade, staf Pusdal.Ops.BPBD Agam, pohon bambu yang tumbang sebanyak 17 batang tersebut mengganggu arus lalulintas di wilayah itu.
Dijelaskan, untuk penanganan, tim BPBD Agam sudah terjun ke lokasi kejadian untuk pembersihan material pohon bambu yang tumbang tersebut.
Saat ini, sebut Ade, proses pembersihan masih berlanjut, sehingga arus lalintas di jalan tersebut harus dengan sistim buka tutup, ” saat ini proses pembersihan masih berlangsung, walau dengan kondisi cuaca hujan dan gelap di lokasi kejadian,” ulasnya.
Ditargetkan, proses pembersihan akan tuntas malam ini, karena ruas jalan kelok 44 merupakan ruas jalan prioritas dengan arus lalulintas yang cukup padat.
HARMEN
