Koto Malintang, kaba12.com — Anggota DPRD Sumbar H Nofrizon melakukan kegiatan reses perorangan di Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (17/2).
Kegiatan yang digelar di kantor walinagari setempat itu dihadiri Walinagari Naziruddin, Sekretaris Camat Tanjung Raya Alfian, Dinas Pertanian, Kelompok Tani, tokoh masyarakat, dan lainnya.
Menurut Nofrizon, reses perorangan ini merupakan suatu kewajiban bagi anggota DPRD untuk menampung semua aspirasi masyarakat di daerah pilihan (Dapil) masing-masing.
“Jadi, hari ini saya melakukan reses atau menampung aspirasi masyarakat di Dapil Agam-Bukittinggi khususnya. Dimana reses ini merupakan suatu kewajiban bagi anggota DPRD untuk melaksanakan tugas sesuai fungsinya,” ujarnya.

Anggota Komisi V DPRD Sumbar itu, mengatakan, hasil reses perorangan di daerah pilihan masing-masing itu nantinya dibahas dalam forum DPRD provinsi.
Lebih lanjut disebutkan, DPRD Sumbar bersama dinas terkait akan mengadakan pelatihan bagi seluruh kelompok tani di Kecamatan Tanjung Raya tentang mengolah pupuk kompos dari bahan baku jerami.
“Insyaallah, pelatihan itu akan kita gelar sekitar 3 bulan lagi dengan menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya,” kata legislator Partai Demokrat itu.
Sementara itu, Walinagari Koto Malintang Naziruddin menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat kepada Nofrizon selaku anggota DPRD Sumbar. Ia meminta, agar wilayah Kecamatan Tanjung Raya dapat memiliki satu unit alat berat mengingat daerah ini sangat rawan terhadap bencana.

“Kami harap bapak Nofrizon bisa membahas impian ini di tingkat provinsi, mengingat Tanjung Raya adalah zona rawan bencana. Jadi sudah sepantasnya memiliki alat berat untuk mengantisipasi dan mempercepat penanganan jika terjadi bencana,” ungkapnya.
Disamping itu, pihaknya juga mengharapkan supaya ruas jalan provinsi di wilayah Kecamatan Tanjung Raya yang rusak bisa secepatnya diperbaiki, ataupun diaspal ulang.
“Ada beberapa ruas jalan provinsi di Kecamatan Tanjung Raya yang rusak misalnya di Nagari Koto Malintang menuju Koto Gadang VI Koto, Simpang Kandi menuju Pasar Ahad Duo Koto, kemudian Bayur menuju Gasang Maninjau. Kami berharap ruas jalan yang rusak itu segera diatasi, mengingat kondisinya saat ini sudah sangat parah,” katanya.
(Bryan)