Amankan 7000 PJUTS Peran Warga Menentukan

Lubukbasung, kaba12 — Program Indonesia Terang yang menjalar ke kabupaten Agam dengan dikucurkannya bantuan 7.000 unit lampu penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS) tahun ini, menjadi salah pembahasan serius dalam masyarakat dan unsur terkait di Pemkab Agam.

Pasalnya, berkaca pada pengalaman sebelumnya, PJUTS yang sudah cukup banyak terpasang di berbagai jalur jalan di berbagai kecamatan di kabupaten Agam, justru tidak berfungsi karena perangkat cash menyerap tenaga surya dan accu pendukung, kerap raib digondol tangan-tangan tak bertanggungjawab.

Untuk mengantisipasi kasus serupa, unsur terkait di Pemkab.Agam seperti dijelaskan Asisten I Sekab.Agam Rahman,S,Ip,MM, Asisten II Sekab Agam Yosefriawan dan Kepala DPMN Agam Teddy Martha menyebutkan beberapa opsi antisipasi yang harus dilakukan di lapangan.

Namun, secara umum ditegaskan Rahman, peran masyarakat melalui lembaga yang ada di jorong dan nagari sangat diandalkan dalam membangun mengamankan dan mengantisipasi aksi-aksi yang bisa merugikan, termasuk kerusakan yang bisa dialami PJUTS tersebut.

“ Kita sudah rumuskan beberapa langkah penting, tidak hanya melibatkan masyarakat dan pemerintah nagari sejak awal proses pemasangan di lapangan, pemeliharaan dan pengawasan, karena masyarakat jorong dan nagari yang akan memantau dan menikmati manfaat langsung PJUTS yang akan dipasang tersebut, “ ulasnya.

Sesuai rencana, bantuan 7.000 unit lampu PJUTS tersebut akan dipasang di seluruh nagari di kabupaten Agam tahun ini, dan menjelang proses pemasangan, Pemkab Agam sudah menetapkan mekanisme dan pola pengamanan di lapangan bersama unsur terkait.

HARMEN

0Shares