Akses Salingka Danau Masih Tersekat Longsor, Pemkab.Agam Prioritaskan Pembersihan

Muko-Muko, kaba12 — Akses jalan salingka danau Maninjau masih tersekat, menyusul masih banyaknya titik longsor yang harus dibersihkan oleh tim gabungan penanganan pasca bencana Pemkab.Agam. Pembersihan material longsor yang sudah berlangsung sejak Jumat,(14/7) pagi, menjadi prioritas untuk membuka akses jalan agar aktivitas warga bisa berjalan dengan baik.

Informasi yang diperoleh kaba12, Minggu, (16/7), alat berat yang diturunkan DPUTR Agam sejak Jumat lalu, sudah berhasil menembus kawasan dekat kantor walinagari Tanjung Raya, yang diinformasikan ketinggian materialnya cukup besar, sehingga petugas haru bekerja ekstra.

Sementara, kawasan Jorong Pantas, Nagari Tanjung Sani, hingga sore kemarin diinformasikan masih belum bisa diakses melalui jalan darat, karena masih banyaknya titik-titik longsor menuju kawasan tersebut.

Padahalnya, Jorong Pantas, disebutkan sebagai titik terparah yang dilanda bencana banjir bandang dan tanah longsor Jumat lalu, tidak hanya menyebabkan 2 warga meninggal, tapi juga banyak rumah warga yang rusak parah, bahkan ada titik ketinggian longsor yang mencapai lebih dari 10 meter.

Menurut H.Edi Busti, Sekab.Agam saat mendampingi Gubernur Sumbar meninjau lokasi kejadian menggunakan speedboat Bujang 9 Pemkab.Agam bersama rombongan, meyakinkan pembersihan material longsor yang memutus akses jalan darat menjadi prioritas tim gabungan.

Hal itu penting, agar aktivitas warga di salingka danau Maninjau bisa bergerak dan memudahkan untuk proses penanganan lebih lanjut, dengan pusat komando penanganan di Muko-Muko, “ kita berupaya maksimal untuk menuntaskan pembersihan material longsor yang menutup badan jalan agar aktivitas warga bisa kembali berjalan normal,“ ungkap Edi Busti.

Ditambahkan, untuk mendukung operasional penanganan pasca bencana, Pemkab.Agam sudah mendirikan posko utama di Muko-Muko, Nagari Koto Malintang, dan beberapa posko pendukung di lapangan, untuk memudahkan koordinasi, termasuk posko kesehatan yang mengantisipasi dampak secara medis terhadap masyarakat.

-HARMEN-

0Shares