Lubukbasung, kaba12.com — Seluruh objek wisata di kabupaten Agam tetap dibuka, namun dalam status pengawasan dan pemantauan khusus oleh tim medis gugus tugas khusus penanganan penyebaran covid19 kabupaten Agam.
Hal itu ditetapkan Bupati Agam Dr.H.Indra Catri, yang disampaikan dalam pertemuan khusus Forkopimda Agam dihadiri Kapolres Agam AKBP.Dwi Nur Setiawan, Dandim 0304 Agam, Kajari Agam, Sekab.Agam M.Dt.Maruhun, yang juga ketua gugus tugas khusus penanganan pendemi covid 19 kabupaten Agam, Asisten I Sekab Agam Rahman, dan para kelapa OPD Pemkab.Agam, Kamis,(19/3).
Pertemuan yang secara remsi disampaikan pada kalangan Pers tersebut, membahas beberapa rencana aksi penanganan covid19, yang Kamis ini langsung dilaksanakan di berbagai titik, termasuk himbauan pengalihan kegiatan belajar dari sekolah ke rumah, pendirian posko Agam siaga covid19, penghapusan jadual bezuk pasien di RSUD Lubukbasung, sosialisasi pada masyarakat dan beberapa langkah lain.
Terkait dengan objek wisata yang berpotensi menghimpun banyak orang, Sekba.Agam M.Dt.Maruhun selaku ketua Gugus Tugas Khusus Penanganan COvid19 kabupaten Agam menjelaskan, dalam pertemuan dengan Forkopimda Agam dan sesuai instruksi bupati Agam, seluruh objek wisata di kabupaten Agam tetap dibuka, namun dengan pengawasan dan pemantauan oleh tim gugus tugas.
Sebagai langkah antisipasi, ulas M.Dt.Maruhun, para pengelola di seluruh objek wisata yang ada di kabupaten Agam, diminta untuk menyediakan hand sanitizer yang akan digunakan para pengunjung untuk mencuci tangan, membersihkan kawasan lingkungan objek wisata, dan penyemprotan disinfektan.
Selain itu, sesuai instruksi bupati Agam, seluruh event yang direncanakan sebelumnya, termasuk kegiatan yang akan dilaksanakan di beberapa objek wisata diminta untuk ditunda sampai kondisi relative stabil.
“ Kami berharap, kerjasama dan dukungan masyarakat dalam upaya mengantisipasi penyebaran virus corona tersebut, sehingga upaya penanganan yang dilakukan bersama bisa memberi hasil optimal, “ ulas M.Dt.Maruhun lagi.
Pemberitahuan terkait tetap dibukanya objek wisata tersebut ,sudah disampaikan pada para pengelola objek oleh unsur terkait, termasuk langkah-langkah yang harus dilakukan, “ kita masih melihat perkembangan situasi, karena informasi dan kondisinya akan terus berkembang yang akan kami sampaikan pada masyarakat secara rutin, “ ulas ketua gugus tugas khusus penanganan covid19 kabupaten Agam itu lagi.
HARMEN
