Lubukbasung, kaba12.com — Bupati Agam Dr.H.Indra Catri ingatkan para tenaga dokter, perawat, bidan dan tenaga medis lainnya, bersama para wartawan, aparatur pelayanan, jajaran kepolisian, satpol PP-Damkar, para sopir, serta unsur pelaksana lapangan lain untuk menggunakan alat pelindung diri (APD) dalam setiap menjalankan aktivitasnya.
Terkait dengan langkah antisipasi penyebaran virus corona di kabupaten Agam, seluruh jajaran yang bekerja di lapangan untuk melayani masyarakat dan melaksanakan tugasnya, dihadapkan para resiko besar yang harus dihadapi.
Disebutkan Indra Catri, APD menjadi hal itu dalam mengantisipasi dini potensi penyebaran virus corona tersebut, minimal mengantisipasinya dengan mengatur jarak, rutin mencuci tangan dengan disinfektan yang kalau bisa disiagakan selalu, memakai masker serta betul-betul mengkaji skala prioritas dalam melaksanakan tugas.

Proses pelayanan yang cukup rentan, terutama berkait dengan petugas medis, dimana secara khusus pihaknya sudah mengintruksikan pimpinan RSUD Lubukbasung untuk APD untuk petugas, pelayanan di Disdukcapil, pelayanan di Satlantas, serta berbagai sarana pelayanan lain yang secara langsung harus berhadapan dengan public.
“ Kami berterimakasih atas pengabdian dan peran aktif dalam mensosialisasikan upaya penanganan penyebaran covid19 di kabupaten Agam, karena hal itu sangat penting dilakukan sebagai bagian dari upaya antisipasi, dan masyarakat harus memahim apa sesungguhnya covid19 serta upaya yang harus dilakukan bersama, “ sebut Indra Catri.
Diharapkan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dini, harus betul-betul dipahami, walau tuntutan tugas dan tanggungjawab harus diemban, “ kami berharap, walau dalam standar minimal APD wajib digunakan, “ harap bupati Indra Catri pada beberapa wartawan yang mendampingi saat kegiatan pemantauan kesiapan OPD menyikapi penanganan penyebaran covid19 di kabupaten Agam Senin,(23/3).
HARMEN
